Saat ini Aurel sedang bermalas malasan dikasurnya, karna hari ini hari minggu, ditambah lagi masih liburan sekolah jadilah ia memilih tetap stay dikasur.
Saat sedang bermalas-malasan ia notif linenya berbunyi.
LINE:
MariaAlx: Ka angellllllllllll
Aurel tersenyum membaca pesan tersebut
Aurelya: Hallawww Riaa IMissYou😘
MariaAlx: ia ka sama:((, masa tapi sekarang Ria gak boleh keluar rumah, masih harus jadi babysiternay Kila soalnya kemaren pas Kila pulang Mami sama Papi langsung cus ke Batam katanya ada urusan, Kila sama aku gak boleh ikut soalnya Kila baru sembuh, yang bisa pergi kakaku yang cowo doang
Aurelya: yah kasiann mangats deh😘 btw pankpn kita maen bareng yah tapi tunggu Kila bener-bener pulih dulu.
MariaAlx: iyaaa ka pasti ituu, btw nanti aku chat lagi yah ka, kayaknya Kila bangun.
Aurelya: Beressss, salamin buat Kila jagain baik-baik yah😝
MariaAlx: aiaicaptain👌👌
Read
Aurel hanya tersenyum dan menatap langit-langit kamarnya tiba-tiba ia merasasangat berisik "ada apa yah dibawah, kok berisik" hingga ia memutuskan untuk turun kebawah.
****
-Ruang Keluarga-
"MOMY NINA KANGEN" Sherina langsung berlari memeluk Ratna
"WOY GANTIAN DONG GUE JUGA KANGEN SAMA MOMY" teriak Devano lalu menarik Sherina dan langsung memeluk Ratna
"Wow ada tamu rupanya" Antony keluar dari kamarnya
"AAAA DADY I MISS YOU SO MUCH" teriak Sherina yang langsung berhambur ke pelukan Antony sedangkan Devano masih setia di pelukan Ratna.
"Hey anak perempuan kok teriak-teriak" Antony membalas pelukan ponakannya yang memang sangat manja terhadapnya dan Ratna
"Aduh Dady gak peka ishhh Akukan kangen berat ama dady" Sherina hanya menyentak-nyentakan kakinya seperti anak kecil membuat mereka tertawa
Saat mereka sedang kangen-kangennan karna memang terskhir kali mereka bertemu Devano dan Sherina masih SD.
"Momy kenapa kok ribut-ribut?" tanya Aurel sambil mengucak matanya dan menuruni tangga rumahnya.
Sherina dan Devano malah melong melihat sepupu mereka karna dulu terakhir mereka bertemu wajah Aurel baik-baik saja, bahkan Aurel sangat imut, tapi sekarang kenapa seperti itu. Aurel yang sadar akan kehadiran kedua sepupunya hanya menunduk malu dengan keadaannya apalagi ditatap seperti itu oleh sepupu-sepupunya.
Devano yang sadar akan murungnya Aurel langsung menyenggol lengan Sherinna untuk menyadarkan tatapannya, Sherina dan Devano saling tatap lalu menganggukan kepala dan berlari menuju Aurel.
"AURELYA OMAIGASSSS GUE GAK KENALIN LO NJAY LO MAKIN PENDEK" teriak Sherina yang membuat Aurel sadar dari lamunannya dan memutar bola matanya malas melihat kelakuan sepupunya yang masih sama seperti dulu.
"NINA LO BISA BUNUH AUREL KALO MELUKNYA GITU" teriak Vano
"DIEM LU, INI URUSAN CEWE, ANAK COWO MAIN ROBOT SANA SAMA DADY" Sherina menatap kakanya tajam
Devano tak memperdulikannya malah berlari memeluk Aurel "Aduh ade gue makin cebol, makin imut"
"Imut apa amit bang, liat dong muka gue sekarang"
"Heleh Aurel lebay, cuman gini doang kek cacat aja" Sherina membuat seakan tak apa padahal ia sendiri terkejut dengan yang terjadi pada Aurel
"Sudah yah guys rindu-rindunya nanti di lanjutin lagi, kita makan dulu yoks" ajak antony
"Ayoo Nina udah laper Dad, udah kangen masakan Momy juga" Sherina langsung mengelantung seperti monyet di tangan Antony
"ah elu mah makan mulu" Vano hanya memutar bola matanya malas karna kelakuan adiknya.
DEVANO DAN SHERINA ADALAH KAKA BERADIK, ANAK DARI KAKA MAMANYA AUREL. RATNA SENGAJA MENYURUH VANO DAN NINA KE SINI DAN SEKOLAH BERSAMA AUREL AGAR AUREL ADA YANG JAGA DI SEKOLAH, DAN TENTUNYA AGAR AUREL BISA BANGUN DARI KETERPURUKANNYA. VANO DAN NINA SEBENARNYA TINGGAL DI BATAM, TAPI MEREKA JUGA BOSAN KARNA ORANGTUA MEREKA SIBUK JADILAH MEREKA TINGGAL BERSAMA RATNA DAN ANTONY JUGA AUREL
"Selamat makan eprebadeh" Sherina langsung menyantap makanannya dengan semangat sedangkan yang lain hanya menggelengkan kepala melihat Sherina yang selalu makan banyak tapi makanannya gak tau pergi kemana
"Nina pelan-pelan aja makanya" peringat Ratna
"Ia Nin, lo kayak gak makan bertahun-tahun aja" sambung Aurel
"Bodo" Sherina langsung melanjutkan makannya dengan semangat.
Aurel memang tidak kaku dengan Sherina dan Devano, ia juga tak menggunakan bahasa yang formal karna mereka sudah seperti kakaberadik yang saling menyayangi.
*******
Selesai makan mereka berkumpul di ruang keluarga.
"Dady udah mutusin kalian semua akan satu sekolah"
"Yeay" sorak Vano dan Nina
"Loh emang kalian gak malu punya sepupu kayak gu-"
Belum selesai Aurel berkata Sherina sudah menyangganya "Diem lo, gak ada yang suruh lo bicara kayak gitu Au, gue gak suka!"bentak Sherina "ingat yah Au apapun yang terjadi kita tetap sepupu" peringat Nina garang
Aurel hanya tersenyum, ia bersyukur karna saudara-saudaranya mau menerimanya.
"Oke guys skarang semuanya bubar ke kamar masing-masing, Mbo Cumkan udah siapin kamar kalian" tegas Antony
Antony memang mengatur kamar Aurel Sherina dan Devano berseblahan sejak mereka kecil karna dulu Vano dan Nina sempat tinggal disini. Akhirnya mereka bubar ke kamar masing-masing.
****
-Kamar Aurel-
Aurel masih duduk di balkon kamarnya karna memikirkan Mario, ia masih sedih karna perilaku Mario terhadap dirinya. Namun ia hanya tersenyum mengingat semuanya.
Saat ia sedang melamun ada tangan yang memeluk dari lehernya.
"Hayoloh mikirin apa lo?" Tanya Nina, yap itu memang tangan Nina kini Nina duduk di samping Aurel.
Aurel hanya tersenyum singkat menanggapi Sherina lalu mereka sama-sama melihat ke langit.
"Au" panggil Nina
"Hmm"
"Lo gamau nih cerita-cerita ke gue?" Tanya Nina
"Iaia gue cerita tapi di dalam aja yah dingin di luar" Aurel dan Sherinapun masuk ke kamar Aurel dan menutup pintu balkon kamar Aurel
Ayo mereka cerita apa ayo?😂😂😂
Seeyou next part😋
JANGAN LUPA VOTENYA YAH GUYS, KALO ADA KRITIK/SARAN COMMENT AJE😉😘
KAMU SEDANG MEMBACA
My Aurelya [End]
Novela Juvenil[Cerita ini sudah selesai dan akan segera direvisi] Dalam diam ku memandang mu dan bertanya "apakah diriku pantas untu mu?" -Aurelya Aurelya... Gadis yang jauh dari kata Cantik. Berjerawat✔ Kucel✔ Tak perduli dengan Fashion✔ walaupun barang-barang y...
![My Aurelya [End]](https://img.wattpad.com/cover/152367499-64-k233889.jpg)