A&A[extra2]

5.9K 125 2
                                        

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.


Promosi nih gan!.

BANTU BACA CERITA GUE YANG BARU GAYS. Baca ya pokok nya wajib wkwk.

"gak kerasa tinggal nunggu beberapa hari Alvaro junior datang"girang Alvaro. Karena kandungan Anggi yang sudah 9 bulan. Anggi sudah tidak bekerja stelah mengetahui bahwa dia sedang hamil.

"Udah sana kerja,udah jam segini"ucap Anggi. Alvaro hanya mengangguk.

"Kamu jagadiri baik baik ya.."ucap Alvaro sambil mengusap kepala Anggi.

"Iya"ucap Anggi simpel.

Baru saja Alvaro keluar.

"Ka ka all"tereak Anggi dari dalam. Sibibi yang ada di belakang rumah langsung menghampiri Anggi.

"Non non..aduh kayak nya mah lahiran"panik si bibi.

"Ada apa bi"ucap Alvaro panik melihat Anggi yang sedang duduk dilantai sambil memegang perutnya.

"Non kayak nya mau lahiran den"

"Cepet bi siapin semuanya..bibi ikut sama saya kerumah sakit"ucap Alvaro dan langsung mengangkat tubuh Anggi ala bridstayl.

"Ayok den"ucap bibi yang sudah siap. Tidak lama menyiapkan nya. Karena memang bibi sudah menyiapkan nya. Sebelum anggi menginjak kandungan 9bulan.

Mobil berjalan keluar halaman.

"Mang jaga rumah"ucap Alvaro dan berlalu pergi.

"Ka sakit"ucap Anggi teriak teriak.

"Sabar sayang bentar lagi"ucap Alvaro

Setelah sampai dirumah sakit Anggi langsung ditangani oleh dokter

Alvaro berada di samping Anggi meneminya. Alvaro terus memberi support

"Ayo GI tarik nafas"ucap Alvaro panik

Kring krig..suara handphone. Alvaro melihatnya. Dan ternyata itu sekretarisnya.

"Bi BII.."teriak Alvaro.
Sibibi datang.
"Tolong SMS kan bahwa saya sedang ada dirumah sakit,menemani istri saya melahirkan"ucap Alvaro.

Dan si bibi mengetik pesan itu sedkit lama..

"Ini den hp nya"

"Eaa eaa"tangis bayi.

"Alhamdulillah" ucap mereka semua yang ada di ruangan itu.

Dengan cepat Alvaro mengambil alih anak nya dari dokter itu.

"Saya mau meng adzan ni nya dulu baru di mandikan"ucap Alvaro.

Dan mengadzani anak itu dengan suara merdu.

Anggi masih sadar..Anggi tidak pingsan. Mungkin ini adalah tanda Anggi cewek kuat.

Anggi yang mendengarnya hanya tersenyum. Setelah di adzani bayi itu diberikan kembali pada dokter dan dibawa oleh dokter untuk di mandikan.

Setelah dimandikan. Bayi itu berada di pangkuan Alvaro lagi.

"Aku kasih nama alrogi satria albaretta gapapa kan?"ucap Alvaro minta persetujuan pada Anggi.

"Boleh nama yang bagus aneh dan langka"ucap Anggi serak karena mungkin efek sudah melahirkan

#extra part 2 nanti gue buat yang terakhir nya yaa.. jangan lupa baca cerita gue yang baru..
Wajib pokok yaa.. vote Coment.

Berandal Senior [A&A]✓Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang