Chapter 6

213 20 2
                                    

Kacau Balau

Tiga anak beruang sedang mengobrol bersama. Tiga anak beruang peliharaan Kang Eunbi: Daniel, Seongwoo, dan Jaehwan. Jaehwan dan Seongwoo sama-sama tak percaya dengan apa yang mereka alami tadi. Anak baru yang mereka jadikan bahan tantangan ternyata memiliki hubungan 'lebih dari orang yang baru kenal' dengan sahabat populer mereka, sedangkan si sahabat populer masih kosong.

Daniel sedang mengingat-ingat kejadian 10 tahun yang lalu. Ya, 10 tahun yang lalu saat ia berdandan seperti perempuan dan bermain bersama anak laki-laki dari teman Eommanya. Daniel masih tidak menyangkan kalau anak laki-laki yang diajaknya bermain adalah anak perempuan. Pantas saja Eomma mendandaninya sebagai anak perempuan.

Jaehwan dan Seongwoo masih heboh dengan apa yang mereka lihat dan terus saja berbicara, padahal yang diajak bicara sama sekali tidak mendengarkan mereka.

Seingat Daniel anak teman Eommanya memang pendiam, apa karena itu Sakura tidak merespon saat ia menatapnya. Tapi kenapa ia sangat ceria ketika bersama Jihoon.

Daniel terus memutar otak, ia juga ingat bahwa anak laki-laki yang bermain bersamanya juga pernah tersenyum seperti tadi, tapi kenapa ia tersenyum, Daniel sama sekali tidak mengingatnya.

Tiba-tiba semua siswa bergegas duduk. Kegiatan belajar sudah mau di mulai. Pelajaran Matematika oleh Pak Hwang Min Hyun, salah satu guru tampan di sekolah mereka dan guru favorit Jaehwan.

Jaehwan yang duduk di depan Daniel segera mengatur duduknya agar terlihat seperti anak rajin, sedangkan Seongwoo yang duduk di sebelah Daniel, menyenggol lengan Daniel untuk memperhatikan tingkah Jaehwan sekarang.

"Hwang songsaengnim, Jaehwan ingin bertanya sesuatu padamu!", teriak Daniel sambil mengangkat tangan dan menunjuk Jaehwan.

"Aiss... Brengsek!" batin Jaehwan mengumpat ulah iseng sahabatnya itu. "Awas kau Kang Daniel, akan kubalas nanti!" dendam Jaehwan.

"Oh, iya Jaehwan. Apa yang ingin kau tanyakan?", Pak Hwang merespon Daniel dan melihat ke arah Jaehwan.

Jaehwan sendiri menjadi kaku membuat kedua sahabat yang duduk di belakangnya cekikikan bahagia.

"Ah, itu seonsaengnim. Hari ini apakah kita melanjutkan pembahasan kemarin?", jawab Jaehwan memutar otak mencari jawaban yang masuk akal.

"Wah, kau mengingat pembelajaranku kemarin Kim Jaehwan. Baik semua, kalian masih ingat rumus yang kemarin aku ajarkan, kan?. Sekarang coba buka buku kalian halaman 13. Kuberi waktu 15 menit untuk mengerjakan soal di sana. Setelah 15 menit, aku akan memanggil perwakilan siswa untuk mengerjakan tiap nomor di papan tulis. Mengerti?" perintah Pak Hwang.

"Baik, Pak!" Jawab seluruh murid mengiyakan perintah beliau, tentu saja Jaehwan yang paling keras.

Sekarang setiap murid fokus mengerjakan, begitu juga Daniel. Ia mencoba mengerjakan soal no.1, namun tiba-tiba pikirannya teralihkan dengan kejadian tadi siang.

"Ah, bodoh, kenapa tadi begitu", desah Daniel mengingat kejadian memalukan saat ia memperkenalkan dirinya pada Sakura.

Kalau saja ia tahu Sakura adalah orang yang ia kenal, mungkin kejadian memalukan seperti tadi tidak terjadi, pikir Daniel semakin kalut. Kenapa ia menuruti tantangan dari kedua sahabatnya.

My Kaonashi (Season 1)Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang