"enggh"
gue merasa ada tangan yang ngusap ngusap punggung gue. Sehun inimah pastinya
"Hun" panggil gue
kini usapan Sehun berpindah ke puncak kepala gue
"good morning baby girl. ayo bangun udah siang" ujar Sehun
gue menggeleng lalu sedikit bergeser dan menyerukan muka gue di pinggang Sehun
Sehun mencolok pinggang gue
"ih Sehun." tegur gue
"ayo bangun dulu" kali ini tangan Sehun malah mengusap ngusap pinggang gue
"entar. masih ngantuk akuu" kata gue semakin menyerukan muka gue dipinggang Sehun.
Sehun menggelitik pinggang gue
"Hun hun mau aku cubit kamu ya" tanya gue sambil menahan tangan Sehun
"ayo bangun. kamu ngelewatin sarapan pagi ini dan engga boleh ada terlambat makan siang. udah jam 12 ini"
"iya iya ini bangun" jawab gue terpaksa
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
"eh ini?" tunjuk gue kesebuah buket mawar putih di samping gue
"buat aku?" tanya gue
Sehun mengangguk. "tentunya" jawab Sehun sambil tersenyum.
ah moodboster banget pagi pagi udah di manisin gini. gue langsung mencium pipi Sehun sekilas tanda terimakasih.
"terima kasih ya" ucap gue sambil mencium aroma bunga pemberian dari Sehun
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
"saya tunggu di meja makan" kata Sehun sambil mencium keningku
gue melirik wajah gue dipantulan cermin.
"eh buset dah. minyak semua anjir. mandi dulu aja apa ya, yaudahlah mandi dulu. Sehun aja udah ganteng banget lah gue masih kayak gembel"
gue langsung berlari ke kamar mandi. secepat mungkin gue mandi dalam waktu 7 menit, 7 menit cukuplah buat gosok gigi, cuci muka dan pake sabun.
KAMU SEDANG MEMBACA
Naksir Duda | Oh Sehun
Fanfiction(Seriés--1) So what this is the struggle for being able to get Duda like a Sehun? happy reading^
