Hari ini hari pertama masuk sekolah
Ku kira, bertemu teman-teman lama akan membuatku merasa lebih baik
Namun nyatanya, namamu kerap disebut saat orang sedang berbincang denganku
"Apakah kau masih dengannya?"
"Bagaimana kabarnya?"
Aku tidak tahu.
Bahkan aku tidak tahu apakah hari ini engkau tersenyum atau sedang bersedih, padahal dulunya selalu bersama tiap waktu
Tak tahu apa kau sudah makan, padahal dulunya tahu setiap makanan yang kau santap lengkap dari pagi hingga petang
Apakah kau juga memikirkan tentang diriku di ujung sana?
Atau
Sedang memikirkan perempuan lain yang kau temui baru-baru ini?
Maaf tak sempat menggenggam tanganmu, sekarang aku harus menggenggam pensilku untuk meraih ilmu
Walau sudah tak ada diriku di sisimu, jangan lupa akan kewajibanmu untuk belajar
Ku yakin perempuan itu juga bangga jika kau dapat menggapai cita-citamu
Oh ya, ingin ku beri tahu..
Tadi pagi ketika kebaktian awal semester
Entah mengapa namamu muncul di doa syafaatku
Aku berdoa agar kau selalu berhasil dengan apa yang kau kerjakan
Misalnya dalam prestasi akademis
dan juga dalam hubunganmu dengan dia.
KAMU SEDANG MEMBACA
Dear you,
PoetrySekumpulan celotehan abstrak tentang jalan cerita kita dari sudut pandangku. Kisah yang tidak diketahui kapan tamatnya; tergantung dari pemeran utama cerita ini, yaitu kau.
