Ku tahu tak semua cerita berakhir bahagia
Seperti langit yang menangis tidak selalu ditutup dengan senyuman indah pelangiAku juga tidak membencimu, sobat
Meski engkau menyakitiku setiap kau bernapas
Aku akan selalu menyimpanmu di setiap detak jantung iniMemang banyak hal yang masih tak ku mengerti
Tergambar tanda tanya besar di benak ini menginginkan jawaban
Tapi kembali lagi, aku sudah cukup disakiti
Disakiti dengan tatap mata menenangkanmu yang ternyata tidak berarti selama ini
Apa kau juga menatapnya dengan setulus itu juga?Mendengar penjelasanku, mungkin akan membuat logika ku menerima kepergianmu yang absurd ini
Akan tetapi bisa membawa musibah ke hati ku ini.Karena sesungguhnya, hati kecil ini masih berharap akan secerca harapan
bahwa kau
masih mungkin
untuk
berlabuh lagi
di hati ini;
bukan hatinya.

KAMU SEDANG MEMBACA
Dear you,
PoesíaSekumpulan celotehan abstrak tentang jalan cerita kita dari sudut pandangku. Kisah yang tidak diketahui kapan tamatnya; tergantung dari pemeran utama cerita ini, yaitu kau.