Aku duduk di sini ditemani teh hangat
Yang lama kelamaan menjadi dingin
Aku berpikir, aku bingung
Mengingat kembali pertemuan terakhir kita
Memikirkan segala hal, dari yang penting sampai hal sepele juga ku pikirkan
Merenungkan, "Apakah aku melakukan kesalahan kepadamu hari itu?"
Hingga membuatmu menghilang tanpa kabar begitu saja..
Apakah aku kurang menawan?
Apakah ceritaku kurang menarik?
Apakah respon yang aku berikan tidak sesuai dengan yang kau inginkan?
Mulai muncul di otakku pertanyaan yang sepertinya tidak memiliki jawaban pasti
Memang karena satu dan lain hal, kelak aku akan pergi dari sini
Tidak bisa menghabiskan waktu bersamamu lagi di kota ini
Mungkinkah kau takut akan jarak?
Ah, aku tahu
Kata orang,
Membenci seseorang itu lebih mudah dibandingkan merindukan seseorang
Apa itukah yang kau mau? Karena kau tau benar bahwasanya aku akan rindu padamu sesaat aku tiba di titik lain pada bumi ini.
KAMU SEDANG MEMBACA
Dear you,
PoesíaSekumpulan celotehan abstrak tentang jalan cerita kita dari sudut pandangku. Kisah yang tidak diketahui kapan tamatnya; tergantung dari pemeran utama cerita ini, yaitu kau.
