Semua ini dimulai dari satu pagi yang indah saat muncul notifikasi dari orang yang tak pernah ku kenal di telepon genggamku.
Namamu terdengar asing. Tentu. Tak mungkin ada kisah yang tak dimulai dari perkenalan yang canggung.
Pesan pertamamu ku balas dengan ramah dan terbuka, tak mengetahui dirimu dan diriku akan menjadi suatu kisah yang berharga.
Andaikan hari itu aku mengacuhkanmu, hari ini aku tidak akan sehancur ini.
Andaikan kau tidak datang pada hari itu, hari ini aku tidak akan jatuh sedalam ini pada dirimu.
Andaikan hari itu tidak ada, cerita ini pun tidak akan ada.
Namun, jika bisa ku putar waktu kembali ke detik pertama ku mengenalmu, aku akan tetap melakukan hal yang sama. Mengulang semuanya lagi dengan bodohnya. Mungkin akhirnya akan berbeda, siapa yang tahu bukan?
KAMU SEDANG MEMBACA
Dear you,
PuisiSekumpulan celotehan abstrak tentang jalan cerita kita dari sudut pandangku. Kisah yang tidak diketahui kapan tamatnya; tergantung dari pemeran utama cerita ini, yaitu kau.
