Sudah tepat satu minggu aku tidak berjumpa denganmu
Rasa nyaman, bimbang, dan ratusan rasa lainnya perlahan memudar
Entah karena aku memang orang yang mudah melupakan
Atau karena memang kau selayaknya tak ku kenang lagi
Baru kali ini aku merasakan keuntungan jarak di antara kita
Selama ini aku selalu mengeluh kepada jarak yang selalu memisahkan kita
Tapi untuk hari ini, ternyata kenyataan untuk terpisah membawa lega di dalam dada
Hati ini pelan-pelan melupakan sosok yang pernah menjadi nomor satu baginya
Ia sudah tersakiti untuk yang kesekian kalinya karena si nomor satu itu
Kini hati itu sudah bisa berdamai dengan dirinya sendiri, menerima kenyataan kalau memang kau pergi
dan kali ini, pergi yang tak akan kembali lagi
KAMU SEDANG MEMBACA
Dear you,
PoetrySekumpulan celotehan abstrak tentang jalan cerita kita dari sudut pandangku. Kisah yang tidak diketahui kapan tamatnya; tergantung dari pemeran utama cerita ini, yaitu kau.
