Mungkin memang seharusnya tak seperti ini
Seharusnya kita tak perlu dipertemukan dari awal
Percuma bertemu jikalau akhirnya harus berpisah
But hey, bukankah begitu nyatanya kehidupan ini?
Saat ini, aku adalah beban di hidupmu yang kau ingin singkirkan tetapi kau tak tega,
Dan kau adalah racun yang terus mengganggu pikiranku
Namun bedanya, sesungguhnya aku masih ingin kau tinggal di sini.
Ini bukan kesalahan kita
Memang kerap nahas akhirnya
Dua orang yang berdiri di muka bumi ini
Yang awalnya memperjuangkan setengah mati untuk bersama
Tetapi akhirannya meronta untuk dilepaskan
Jika dunia saja sudah tak berkehendak, apalagi semesta
Percayalah
tidak ada hal yang lebih menyakitkan daripada mengetahui sama-sama ingin lanjut melangkah
tetapi dunia ini seakan berkata sebaliknya
Mungkin seharusnya beberapa tahun nanti
Aku sendiri berjalan di tengah taman
Kau pun juga.
Kita baru berpapasan di taman
Untuk yang pertama kali
Untuk mengulang pertemuan pertama kita
Serta
Untuk mengulang seluruh cerita kita dari awal
Supaya pikiranmu menjadi lebih jernih dengan kekacauan dunia
Dan aku pun tak akan takut harus melepasmu
Namun, apa yang dapat ku katakan
Semua telah terjadi
Mungkin memang sang Kuasa hanya ingin menguji kita
Atau memang
kita tak ditakdirkan untuk bersama
KAMU SEDANG MEMBACA
Dear you,
PoetrySekumpulan celotehan abstrak tentang jalan cerita kita dari sudut pandangku. Kisah yang tidak diketahui kapan tamatnya; tergantung dari pemeran utama cerita ini, yaitu kau.
