HOPE 14

2 2 0
                                    

Salahkah aku jika aku suka kepada orang yang sudah mempunyai pasangan hidup? Tolong jika aku salah, maka aku ingin kuburkan rasa ini ke lautan yang paling dalam

Tak pernah lepas dari ingatanku soal kejadian kemarin di aula.

Rasa sesak terkurung dalam peningku. Aku tak bisa bayangkan bagaimana bisa orang yang selama ini yang bisa aku anggap teman tertawa. Tetapi kebohongan pun datang seketika.

"Kenapa sih hidup gua gak pernah beres hiks. Ga keluarga orang orang terdekat. Hikss. Arghhhhh anjing"

Emosiku tak tertahan lagi, aku ingin mengeluarkan semuanya tanpa siapapun itu yang tau. Karna aku hanya ingin masalahku hanya aku yang tau. Terkecuali sahabatku pun mereka tidak perlu tahu apa yang sekarang aku rasakan.

Hari ini rumah cukup sepi. Karna papah pergi aku lupa mbok mini itu bilang kalo papah itu kemana ya? Lupa euyy. Pokoknya pergi deh. Tapi mobilnya ada di bagasi.

"Mbok bikinin dede makanan ya. Apa aja deh"

"Baik neng"

Aku berjalan ke kamar untuk merebahkan badanku yang lemas ini diatas kasur. Aku masih tidak luput memikirkan hal yang terjadi hari ini. Sungguh aku sakit,kesal,kecewa, dan bikin aku nangis. Tapi aku harus terima semuanya, ini cobaan bagiku. Bener ga? Iya dong. Harus strong be women.

Kring..

Notification ponselku berbunyi. Cepat aku mengambil ponselku di tas.

Odel.k: Jangan lupa hari senin bawa baju olahraga

Tara.cans: Iya

Ponselku kini aku matikan lalu aku lempar ke pinggir ranjang. Setelah itu aku terbaring dengan tangan menutupi mataku.

Tok...tok..tokk


"Masuk"

Clak

"Neng ini makanannya" Mbok mini membawakan aku makanan ke kamarku.

"Simpen aja mbok di meja belajar"

"Baik neng"  Lalu mbok pun menyimpan makananku. "Permisi neng". Lanjutnya.

Aku berjalan ke meja belajar untuk makan. Karna dari pagi aku belum masuk asupan nasi putih.

---------------

"Mbok. Mbokk" panggilku.

" Iya neng"

"Mbok papah udah pulang?" Tanyaku kepada simbok.

"Tuan belum pulang neng." Ucapnya membuat aku pusing.

Terus aku uang jajan darimana kalo papah gak ada? Gila aja kalo aku gak jajan selama papah gak ada.

"Yaudah deh mbok, aku mau keluar dulu nyuci motor."

Gak lucu kalo bokap gak pulang.

Apa salah aku? Gegara aku terlalu cuek sama papah.

"Aaaaaa Ya Allah maafkan hambamu ini kalo hambamu ini telah mencuekkan ayahnya sendiri hiksss. Aaaa papah jangan tinggalin dede" Ucapku sambil menangis ala ala sinetron.

Plak..

"Anjir ini bola sapa lagi? Sakit jirr" aku menoleh ke orang yang melempar bole kecil ini.

HOPE!!Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang