Pertemuan nya dengan sesosok vampire menyebalkan dan menjengkelkan itu membuat seorang Evelyn Aisley beralih dari rasa benci nya menjadi cinta. Namun sesuatu membuat nya kembali membenci sosok vampire itu, sampai pada akhirnya ia pun terkurung di da...
Aku membuka kedua mata ku dengan perasaan yang tak menentu. Cemas, takut, sedih, bertanya-tanya, dan sebagainya.
Kedua tangan ku sangat gemetar.
Aku segera membuka kedua mata ku setelah melihat bayangan itu dari Wilson.
Aku tak menyangka jika Wilson memiliki kemampuan sehebat itu. Ia bisa memperlihatkan kejadian di masa lampau kepada ku, hanya dengan menyatukan tangan ku dengan nya.
Aku tengah berusaha menstabilkan nafas ku yang terengah-engah seperti selesai berlari dengan jarak yang sangat jauh.
"Kau baik-baik saja?" Tanya Wilson memegang salah satu bahu ku.
Aku mengangguk.
"Ya, aku baik-baik saja." Kata ku dengan perasaan tak menentu.
"Yang kau lihat memang belum semua nya Eve. Tapi aku tak mampu memperlihatkan kepadamu semua nya, aku takut kau malah menjauhi Daniel nanti nya dan ... Daniel akan menyalahkan ku." Kata Wilson seraya tersenyum palsu pada ku.
"Ayo ikut aku." Kata Wilson yang kemudian membawa ku melesat bersama nya kesebuah rumah yang berdiri di tengah-tengah hutan.
Sangat terpencil dan sulit di temukan oleh manusia, seperti ku. Namun rumahnya sangat bagus.
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
Terdengar sedikit gemericik arus air yang ku fikir mungkin dari sebuah sungai di dekat sini. Rumah ini adalah tempat pertama yang pernah kutemukan dengan sangat cocok untuk menenangkan diri.
Wilson mempersilahkan ku masuk ke dalam rumah nya yang terlihat cukup mewah.
"Disinilah Daniel tinggal bersama ku, kakak nya dan lima saudara yang lain." Kata Wilson sebelum mempersilahkan ku duduk di sebuah sofa panjang.
"Aku akan membuatkan mu teh hangat." Kata Wilson yang kini telah menghilang dari hadapan ku.
Apa semua vampire memiliki kecepatan berlari yang sama?
Sebuah lukisan yang melekat di salah satu sisi dinding dan berukuran cukup besar membuat ku tertarik untuk mendekati nya.
Aku bangkit dari duduk ku dan mendekati tempat dimana lukisan itu berada.
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.