HeartIzProject : A Night to Remember

1.4K 189 43
                                        

A Night to Remember

A Night to Remember

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.




"OHH FF—FUCK!" Umpat Yena tiba-tiba.


Baru saja beberapa langkah masuk ke dalam Apartemen milik sahabatnya, Yena langsung disuguhi pemandangan yang tidak senonoh untuk dilihat.

"Ahn fucking Yujin!," Yena dengan cepat membalikkan badan lalu menutup kedua matanya dengan telapak tangan, "Gue ngerti lo itu sange-an. Tapi ya tau waktu sama tempat juga lah anjir."

Pemandangan yang barusan Yena lihat adalah adegan panas Yujin sedang making out bersama kekasihnya—Kim Minju—di sofa.


Sebenarnya ini sudah keberapa kalinya Yena memergoki mereka seperti itu.


"Shit!" Kesal Yujin merasa terganggu, "Sumpah demi apapun abis ini Gue langsung ganti password!"


Yujin mengancingkan kembali kemeja hitamnya yang tampak kusut itu. Sedangkan Minju yang berada dibawahnya, buru-buru bangkit dan berjalan ke kamar Yujin.


"Bisa gak sih Lo tuh kalo mau masuk pencet bell dulu gitu?" Yujin mendudukkan dirinya di sofa.


Yena mengintip dari sela-sela jarinya untuk memastikan keadaan,


'Aman.'


Setelah itu Ia ikut mendudukkan dirinya di sebelah Yujin.



"Ya mon maap, kebiasaan." Yena meringis, "Tapi coba kalo tadi ga ada Gue? Lo bisa-bisa keterusan, terus yang ada kita gajadi reunian."


"Ya ngga gitu juga elah."


Memang tujuan Yena kemari adalah untuk nebeng Yujin dan sang kekasih menuju acara reunian SMA yang malam ini diadakan di sebuah sky lounge ternama.


Maklum Yena itu single, ia hanya tak mau datang sendirian seperti orang hilang. Pasti nanti bingung gitu cari temen buat diajak berbincang, apalagi yang notabenenya sudah jarang ketemu.


Gapapa jadi nyamuk, yang penting ga se-ngenes 'dateng sendirian', begitu pikirnya.


Tak lama Minju keluar dari kamar dengan penampilan yang sudah rapi, ia berjalan ke arah Yujin dan memberinya sebuah handuk, "Buruan mandi gih, semua udah aku siapin."


Yujin tersenyum manis, "Idaman banget sih." Kemudian Ia mengecup pipi Minju kilat sebelum buru-buru jalan ke kamar mandi.





Yena yang melihat itu hanya bisa memutar bola matanya malas.


"Gue mau bikin smoothie, Lo sekalian nggak?" Tawar Minju.


Tentu dengan cepat Yena menjawab, "Nggak."


Karena Yena sudah hafal dengan Minju dan dunia healthy life-nya itu dan sudah kapok menjajal smoothie buatan Minju lagi.


"HAHAHA! Kali ini ga ada brokolinya, kok." Kata Minju, "Tapi diganti sama baby spinach."


"Sama aja! Udah gue titip bikinin kopi aja."


"Yaudah."



 Ngomong-ngomong tentang Yujin dan Minju, Yena sebenarnya masih tak habis pikir.

Padahal dulu selama SMA Minju dan Yujin itu membenci satu sama lain. Hanya karena Yujin adalah tukang baperin anak orang, dan Minju tidak suka teman-temannya menjadi korban Yujin, mereka menjadi sensitif satu sama lain.

Entah ada saja hal yang dulu membuat mereka bercekcok setiap hari, dimanapun dan kapanpun. Pokoknya seperti Tom dan Jerry.

Yujin dan Minju baru berpacaran setelah mereka lulus SMA, setelah mereka menyadari perasaan masing-masing. Hingga saat ini, hubungan mereka semakin harmonis.

Dan Yena sendiri adalah saksi perjalanan kisah Yujin dan Minju yang aneh bin lucu itu.

Yena tersenyum miris mengingat itu semua.
Kenangan masa SMA memang menyimpan banyak cerita, kan?



Yena kemudian menyesap kopinya yang baru saja datang. Tapi sekejap kemudian Ia semburkan kembali.


"Minju.." Yena memejamkan matanya, "HARUS BANGET YA KOPINYA PAIT JUGA?!"


Heart Iz ProjectTempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang