12-HARI SIAL

154 17 0
                                    

"Dek, ada yang nyariin tuh" panggil Rafael pada Dira. Dira mendongak, menatap sang kakak yang sedang berdiri diambang pintu masuk kamarnya.
"Siapa?" tanya Dira melepas headset dari teringanya. Gadis itu lalu bangkit dari rebahannya dan menghampiri sang kakak yang hanya mengedikkan bahu tak tau.


"Cowok, pacar lo mungkin" ucap Rafael menggoda Dira seraya menoel-noel gemas pipi chubby sang adik.

"Ish..diem, gue gak punya pacar Raf" kesal Dira dan meninggalkan sang kakak yang malah tertawa karna ulahnya menjaili Dira.

"Ternyata adek gue udah gede" gumam Rafael seraya menggeleng-gelengkan kepalanya.

•••

"Sapa ya?" tanya Dira saat membuka pintu rumah dan mendapati seorang cowok yang sedang berdiri membelakangi dirinya.

"Hai Dir, apa kabar?" sapa cowok itu berbalik kearah Dira.

Dira terbelalak, kaget melihat cowok tampan yang ada didepannya itu. Sedangkan cowok itu masih tersenyum saat melihat Dira yang terkejut melihat dirinya.

"Ni.. Nico. Lo ngapain kesini?" ucap Dira terbata.

Gadis itu tak tau lagi harus berkata apa, sosok yang dulu amat dicintainya kini berdiri tepat didepan matanya.

"Nyari lo. Lo gak kangen sama gue?" ucao Nico dengan senyuman hangatnya.
Dira terkekeh, gadis itu mencoba meredakan rasa gugupnya dengan cara melipat kedua tangannya seakan mengejek ucapan yang dilontarkan Nico tadi padanya.

"Kangen? Bahkan gue udah gak berharap liat muka lo lagi" sarkas Dira dengan kekehannya.

"So, lo ternyata memang kangen gue" balas Nico menyeringai.

Dira menggeram dalam hati, gadis itu menyumpah serapahi Nico yang begitu percaya dirinya mengucapkan kalimat itu.

"Lo gak budeg kan ya? Gue bilang gue gak kangen sama lo. Mending lo pergi, gue ngantuk mau tidur" kesal Dira dan ingin menutup kembali pintu, namun langsung ditahan oleh Nico.

"Jadi lo udah punya pengganti gue? Gue ngerti, tapi inget Dir. Gue bakal dapetin lo lagi"ucap Nico yakin. Dan saat itu, Dira langsung menutup pintu rumahnya.

"Ck. Masalah baru" decak Dira dan berlalu menuju kamarnya

•••

Keesokannya

Bel istirahat berbunyi, tanda sekarang adalah waktunya para siswa untuk beristirahat sejenak dari pelajaran-pelajaran yang memusingkan kepala.

Sebagian dari kelas 12 IPA3 sudah keluar menuju kantin dan tempat sebagainya. Hanya tersisa beberapa orang saja didalam kelas, termasuk Dira yang masih termenung duduk dibangkunya. Sedangkan Arka, Bara, Frida, Irene, dan Naya sudah berada dikantin.

"Lo Dira kan?" tanya seorang gadis.

Dira membuyarkan lamunanya, lalu mengalihkan tatapannya kearah gadis yang saat ini melipat kedua tangannya didepan dada.

"Kenapa?" tanya Dira tak minat

"Bisa ngomong sebentar, oh ya gue Flora anak baru di sekolah ini" jawab Flora dengan nada yang sedikit angkuh.

Terjebak FRIENDSZONE Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang