Pagi yang cerah, y/n datang ke sekolah dengan semangat. Bahkan dia datang lebih awal dari biasanya. Entah apa yang mendorongnya untuk datang lebih awal, tapi dia terlihat terburu-buru memasuki kelas.
"Assalamualaikum gaisss!!" Terdengar suara seseorang yang membuka pintu kelas dengan keras.
"Waalaikumsalam, tumben lo dateng pagi y/n" ucap seorang anak yang sedang piket.
"Hehe PR gue belum dikerjain, jadi gue dateng pagi buat nyontek" jawabnya cepat dan langsung pergi duduk di sebelah Guanlin.
"Helehhh kirain udah tobat tuh anak"
.
"Dhel!"
"Hmm" jawabnya sambil tetap membaca buku.
"Minjem PR" kata y/n lagi sambil tersenyum.
"Kebiasaan lo! Buku gue di pinjem sama Kharina tuh, tanyain aja sama dia"
"Sip!"
Y/n pun beranjak pergi ke bangku Kharina dan Woojin yang terlihat sedang serius menyalin PR Dhella.
"Khar!" Panggil y/n saat sudah dekat dengan meja mereka.
"Ya?"
"Bukunya Dhella udah belum?"
"Belum!" Jawab Woojin dengan suara setengah berteriak.
"Ishh ya udah, santuy dong jangan ngegas gitu"
"Hehe maaf y/n, kelepasan" kata Woojin lagi sambil tersenyum memperlihatkan deretan gigi gingsulnya.
Akhirnya y/n pun kembali lagi duduk di bangkunya. Dia bingung harus minta tolong siapa lagi. Karena jika pada orang lain, pasti tidak akan ada yang mau meminjamkannya. Tiba-tiba ia melirik pada orang di sebelahnya dan tersenyum.
"Lin!" Panggil y/n.
Guanlin tidak menjawabnya dan langsung memberikan bukunya.
"Nih"
"Kok lo tau gue mau minjem?"
"Mau gak?"
"Eeh iya-iya mau! Galak amat sih lo"
Tak ada jawaban lagi dari lawan bicaranya. Tak menunggu lama, y/n pun langsung menyalin PR nya sebelum bel masuk berbunyi.
.
.
.
.
.
.
.
KRING!!!!
"Kalau begitu sekian dulu pelajaran kita hari ini. Selamat beristirahat, dan terima kasih" ucap Pak Jisung yang kini sudah selesai mengajar para anak didiknya.
"Terima kasih Pak!" Jawab seluruh anak kelas kompak.
Pak Jisung pun keluar dari kelas, diikuti sebagian anak-anak yang juga ingin pergi ke kantin. Berbeda dengan y/n yang kini memilih tidur. Dia sudah lelah mendengarkan Pak Jisung yang sedari tadi tak henti-hentinya menjelaskan rumus matematika.
"Y/n" panggil seseorang dari arah belakang.
"Ya?"
Dengan setengah tersadar dia mengangkat kepalanya dan berbalik ke arah belakang.
"Ikut gue yuk!"
"Kemana Yen?"
"Udah ikut aja!"

KAMU SEDANG MEMBACA
BOBROK - Guanlin
Fanfiction"Bisa diem gak sih?!" - Guanlin "Hahh diem? Sorry dorry morry, gue bukan patung ataupun manusia es macem lo" - yn ❗WARNING❗ • Bahasa kasar • No plagiat-plagiat • Jika ada typo, mohon dimaklumi yaw:))