[TAMAT]
[FOLLOW DULU SEBELUM MEMBACA]
[CEK SQUEL KELANJUTAN : ALL ABOUT XABARA]
Ini kisah tentang Salsa, Salsa Tasya Spiky. Gadis kecil yang menyimpan beribu rahasia. Gadis yang diusir oleh keluarga kandung nya itu.
Satu persatu masalah mulai muncu...
"pergi kamu pergi!" Bentak perempuan paruh baya itu kepada anak 6 tahun yang tak berdosa.
"Hiks....hiks... Bukan aku mah. Aku berani sumpah kalo bukan aku yang hiks... melakukan nya mahh percayalah Sama Aku hikss hikss mah" ucap gadis itu yang sedang menangis.
"Sumpah dek aku gak percaya kalo kamu itu pembunuh!!!" Bentak saudara kembarnya.
"SUDAHHH! DARI PADA RIBUT MENDING CHIKA KITA BAWA KE RUMAH SAKIT DAN KAMU!?JANGAN PERNAH MENGINJAKKAN KAKI KAMU LAGI DISINI KARENA SAYA GAK MAU PUNYA ANAK SEORANG PEMBUNUH!!!" Bentak Roland kepada darah dagingnya itu sendiri.
Gadis kecil itu berdiri dengan lemas "jika itu mau kalian saya turuti tapi ingat!! Jika kalian datang dan mengemis untuk saya kembali jangan harap!! Karena pada saat itu saya sudah lupa anda siapa!!"
Gadis kecil itu berjalan keluar rumah namun langkahnya tertahan ia berbalik dan tak lupa dengan senyum yang seakan akan mengisyaratkan mati dan mati.
"oh iya satu lagi. Saya bakal datang lagi membawa kehancuran untuk keluargamu tuan RolandSmith yang terhormat"
"Dek" Lirih parau kakak pertamanya "Jangan pergi"
Namun tak digubris oleh Gadis kecil itu.
Ahhhh
Aca terbangun dengan nafas yang tersengal-sengal ia mengacak rambutnya frustasi "mimpi itu lagi."
Aca melangkahkan kakinya dengan gontai membukakan pintu buat Agha abangnya.
"Kenapa bang?"
"Udah di tungguin sarapan di bawah. Emang Lo gak sekolah?"
Aca menggeleng lalu menjawab dengan santai. "Di do bang"
"Maaf ya dek keknya Abang gak bisa bantuin adek hari ini. See you di meja makan princess ku sayang byee" ucap Agha sambil memasang wajah memelas yang diketahui Aca adalah cuma pura -pura.
10 menit sudah berlalu dan Aca sudah selesai dengan ritual mandinya.
"GOOD MORNING EPRIBADEHHH" teriak Aca Sambil berjalan ke meja makan.
"Aca jangan teriak teriak aduhhh"jawab Zahra sambil mengusap telinganya. Ia adalah mommy Aca. Sedangkan Aca hanya memasang wajah polos sambil cengengesan gak jelas. Aca menarik kursi di samping Abangnya.
Aca mengernyitkan dahi bingung lalu menoleh kepada Agha sedangkan Agha mengangkat kedua tangannya sambil berkata pelan. "maaf ehhe"
Mampus gue-batin Aca
"Eh,iya dad" Aca mengangguk pasrah
"Karena kamu di do,kamu harus sekolah di Sekolah Daddy di Spiky internasional high school. Daddy gak terima PENOLAKAN" ucap Ghani yang sontak membuat air muka Aca berubah total.
"Intan juga kan dad?" Intan adalah sahabat Aca yang selalu ada di setiap suka dan duka Aca
"Iya,Daddy udah bilang dan intan udah setuju. Kalian bisa mulai sekolah besok"
"Umm yaudah dad"
"Aca kekamar dulu yah dad, mom, bang mau nyiapin buat besok.
Aca berjalan ke arah kamarnya yang di lantai dua. Dia teringat bahwa di sekolah SIHG adalah tempat dimana Daniel,Alex dan Chika Sekolah.
Hufff mikirnya nya aja lelah gue-batin Aca
Aca menghempaskan tubuhnya di king size miliknya.
"Dari pada pusing mending upload foto di ig sekali kali"gumam Aca
Instagram
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
567.890 likes. Like by @intan54,@dnlsmth,@ghaspky_ dan lainnya. @Slstsyspky wlcm nw dy🤘
@intan54 gak ngerti gue sama caption Lo @ghaspky_ tumben cantik adek gue:v