5. Bunglon Di Balik Papan

4.1K 105 0
                                    

Aca menghempaskan Tubuhnya ke kasur king Size berwarna hitam miliknya.

Drtttttt...drtttttt...

Aca menoleh,ia mendapati hp nya bergetar. Menandakan adanya Telepon masuk.

"To the point?" Ucap Aca dingin saat menjawab telpon nya itu.

"Miss, ada Misi Sekarang" jawab pria di seberang itu.

"Five minutes"

Tutt...

Aca mematikan teleponnya dengan sepihak.

A few minutes later-

"Sip. Gue selesai" gumam Aca.

Aca turun dari kamarnya dengan penampilan ghotic/serba hitam. Dan dengan topi yang bertuliskan Leader.

Aca mendapati Agha sedang berada di ruang tv sambil mengemil Snack dengan santai.

"Bang, Aca pergi" pamit Aca

"Yaudah jangan lama-lama" balas Agha

Aca langsung keluar tanpa menjawab omongan Agha.

Aca POV

"Oh iya, gue belum ngabarin Intan" gumam gue di dalam mobil sambil menepuk jidat.

"Telpon aelah"

"Tan? Ada misi nanti kemarkas aja ya. Bye" kata Gue saat telpon baru diangkat oleh Intan. Karena gue gak suka bertele-tele. gue  pun gak memberi kesempatan intan buat menjawab.

Aca POV end

Skip markas.

Aca masuk dan memperlihatkan kartu identitas nya. Identitas sang leader RM( RED MONSTER).
Bukan rumah makan apalagi rapmon(BTS ) ya heheh:v
Dan langsung dipersilahkan masuk oleh para bodyguard itu.

Dan pandangan pertama yang Aca lihat adalah Intan yang sedang ngemil sambil nonton tv di markas RM.

Markas nya kayak bentuk mansion ya.

"Eh Queen udah Dateng ae nih" sapa Gelano. Tangan kanan Aca dan sudah di anggap kakak kandung sendiri oleh Aca.

Aca mendarat kan bokongnya di sofa samping Intan yang di ikuti oleh Gelano.

"Misi apa bang?"tanya Aca

"Tapi jangan marah ya? DevilMON nyerang markas cadangan" jawab Gelano ragu-ragu

Aca menggeram marah karena bisa-bisanya DM si gangster baru merusak Markas cadangannya.

"Kok bisa? Markas cadangan kan agak tersembunyi?" Ucap Aca masih berusaha untuk tenang.

"Mereka gangster baru jadi gak tau kalo RM adalah gangster urutan pertama dan sepertinya ada yang memberi tahu" balas Gelano.

"Bisa-bisanya mereka, gangster baru aja belagu. Dan yaa sepertinya ada bunglon di balik papan" ucap Aca sambil tersenyum smirk. Yang membuat semua anggota,Gelano dan Intan Bergidik ngeri.

"Siapkan pasukan! Kita pergi sekarang" lanjut Aca sambil berlalu ke ruangan nya.

My secret life-

"Hei?" Sapa Aca Kepada ketua DevilMON yang sedang menyerang anak buah RM dan sepertinya anggota DevilMON sudah banyak tumbang.

"Siapa kau?" Tanya Pria itu.

"Lo gak tahu siapa gue tapi lo malah nyerang gangster gue? HAHAHA Cih!" Tawa iblis Aca menggema di markas DevilMON. Sambil berludah tepat di sepatu Fio. Ya nama pria itu adalah Fio.

Fio menengok ke arah sepatunya yang diludahi oleh Aca sambil menggeram marah. "Lo ketuanya? Kok ketuanya perempuan? Terus katanya gangster urutan pertama? Perempuan lemah kayak gini jadi ketua gangster? Pffftttt"

"Kita lihat siapa yang lemah!" Semua orang bahkan si Fio pun bergidik ngeri dengan ucapan Aca yang terdengar menusuk,dingin dan ya? Tidak main-main.

BUGH

BUGH

BUGH

Tiga tonjokan berhasil di layangkan oleh Fio,namun tak ada satu pun yang mengenai Tubuh Aca.

"Udah? Segitu doang? Kek banci tau gak!" Ucap Aca dingin sambil menonjok muka Fio.

BUGH

BUGH

BUGH

BUGH

BUGH

Dorrr

Lima pukulan dilayangkan oleh Aca yang tidak bisa di hindari lagi oleh Fio dan satu tembakan mendarat di kaki Fio membuat sang empu meringis kesakitan namun,ringisan itu merupakan semangat Aca untuk membunuhnya.

"Ssssss-------ahhhh------am--punnn" ringis Fio saat pisau Aca terbelet indah di pipi Fio.

"Mangkanya jangan suka cari masalah kalo gak bisa Nerima resikonya" ucap Aca dingin,tenang setenang lautan sambil tersenyum Manis. Gelano, Intan tahu betul bahwa senyuman manis Aca adalah senyuman kematian. Sementara anak buah Aca meleleh oleh senyuman Aca,tapi itu hanya sebentar karena Aca sudah mengganti nya menjadi senyum kematian dan dengan mata yang haus darah.

Dorrr

Tamatlah sudah riwayat Fio. Karena Aca sudah menembakkan peluru nya tepat di jantung Fio.

Aca kembali ke markasnya bersama dengan Gelano dan Intan.

Skip markas

"Dek, orang yang Lo sebut bunglon di balik papan, dia udah mati pas tempur" ucap Gelano

"Umm ok" usai mengucapkan itu,Aca keluar dari markas dan menuju mansion keluarganya.

My secret life-

Aca memasuki pekarangan mansion nya dengan santai seperti tak ada masalah.

Sebelumnya Aca sudah mengganti bajunya di mansion pribadinya.

"I'm back" ucap Aca tanpa teriak. Tidak seperti biasanya karena mood nya sedang berada di ujung tanduk.

Agha yang sedang ada di ruangan tv menoleh ke arah Aca sambil mengerutkan keningnya "tumben,kok gak teriak?"

"Serah"ucap Aca singkat sambil berjalan ke arah kamarnya.

Agha yang mendapatkan jawaban singkat pun mendengus kasar.

Aca menghempaskan tubuhnya ke atas  king size miliknya dengan wajah yang menatap langit-langit kamar nya yang berwarna biru laut itu.

Ting!

Ponsel Aca berbunyi menandakan ada pesan baru.

+062834569787
Gue kembali.
Lihat besok bakal ada pertunjukan yang menyenangkan.

Aca tertegun membaca pesan dari orang yang tak di kenal itu.

Tess...
Satu tetes air mata turun tanpa seizin Aca. Aca menghapus nya dengan kasar.

Dia kembali-batin Aca

_______________________________
________________________

Haloo lama tak jumpa?

Kira-kira siapa yah orang yang ngirim pesan ke Aca sampai-sampai Aca neteskan air mata? Padahal Aca gak pernah nangis walaupun dia lagi sedih?

Kenawhy??

Ikutin terus cerita Aca di my secret life. Dan jangan lupa tinggalkan jejak petualang eh maksudnya gak tau gue lupa:v

Jangan lupa vote sama komen:)

Instagram: cindrajanizalzabilla
Facebook : cindra jani zalzabilla

Bye🙋




1: My Secret Life[✓]Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang