18. Unknown

3.3K 102 8
                                    

Xabara menghembuskan nafasnya pelan. Sekarang ia telah resmi menjadi bagian dari murid Spb High school.

Chika tersenyum ke arahnya di sela-sela perjalanan mereka menuju kelas. "Kalo mereka ga Nerima kita gimana? Biasanya kan di film-film mereka rasis sama murid baru."

"Lah iya ya, kok ga kepikiran." Ujar Starla mengiyakan.

"Negatif thinking teros." Desis Xabara.

Sedangkan Chika dan Starla hanya cengingiran.

Xabara mengetuk pintu di depannya dengan tatapan melunak. Dihadapannya kini telah berdiri seorang wanita yang sudah berumur tengah menatapnya penuh selidik.

*Anggap percakapan mereka bahasa Spanyol.

"Murid baru kah?" Tanya wanita itu sambil membenarkan letak kacamatanya.

"Ya Miss." Ujar Starla ramah.

"Kalau begitu, silahkan masuk."

"Harap diam! Saya membawa 3 murid baru!" Bentakkan wanita itu sontak membuat semua murid terdiam.

"Starla Putri Adipati, Indonesia."

"Chika Anastasya, Indonesia."

"Xabara Queenna." Singkat Xabara dingin.

Murid tercengang, bagaimana tidak? Mereka jarang bahkan tidak pernah menemukan seseorang yang cantik namun berhati dingin.

"Sepertinya kau cukup dingin." Ujar salah satu murid menatap Xabara remeh.

"Shut up." Tajam Xabara.

Lagi dan lagi semua makhluk di kelas itu terdiam menatap Xabara yang sepertinya tengah mengeluarkan aura jahat.

"O-oh oke, nama saya Sarayta mengajar bahasa Spanyol, silahkan duduk di meja belakang." Ujar Miss Sarayta.

Xabara duduk di bangku belakang dengan santai, namun masih mempertahankan mata tajam dan aura yang mengerikan. Ia menatap Miss Sarayta yang tengah menelepon.

"Anak-anak untuk hari ini harap belajar sendiri, karena saya harus kerumah sakit." Ujar Miss Sarayta keluar kelas.

Chika mendekat ke arah Starla dan Xabara yang sebangku. "Bagaimana Samael kemarin?"

"Hanya masalah kecil." Singkat Xabara.

"Tapi Xa, Lo tau ga muka Samael yang sebenarnya?" Tanya Starla.

Xabara menatap Starla bingung. "Emang kalian ga tau?"

"Enggak." Ujar Chika dan Starla kompak.

"Yaudah nanti aja taunya, masih kecil." Kekeh Xabara.

"Dih."

My secret life-

Xabara menatap Starla dan Chika dengan sudut bibir terangkat sebelah. "Bisa kalian menebaknya?"

Chika menjawab tak yakin. "Bagaimana kita tau coba, siapa samael?"

Sedangkan Starla mengangguk mengiyakan.

Xabara menatap mereka dengan tatapan meyakinkan. "Ada dua orang yang harus Lo tau, pertama Samael kedua Marvel."

"Lah, si Marvel siapa lagi?" Bingung Starla.

"Dua bersaudara." Ujar Xabara tersenyum miring.

"Mereka keluarga gitu?" Tanya Chika.

"Samael adik, dan Marvel kakak." Balas Xabara sambil menghembuskan nafas pelan.

1: My Secret Life[✓]Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang