capter 23

2.6K 150 11
                                        

Disclaimer : Naruto punya masashi kisimoto.

Pairing : NARUHINA.

Gendre : Drama,romantice.

Rate : M (18+...).

🌹🌹

Warning...!

Awas...typo bertebaran.bahasa tidak sempurna dan masih banyak kekurangan lain nya.

Cerita ini NON CANON jadi akan sedikit ( OOC ).

Harap bijak dalam memilih bacaan.

Don't like don't read.

Simpelkan...?

🌹🌹

CAPTER DI BAWAH INI MENGANDUNG ADEGAN DEWASA,BAGI YANG MASIH BELUM CUKUP UMUR DI MOHON UNTUK TEKEN TOMBOL BACK...<-----.

🌹🌹




Selamat membaca...



"Jadi...?" tanya naruto berbisik seduktif.

"Hmm...?" sahut hinata bertanya dengan kedua alisnya yang menyatu pertanda dia merasa bingung dengan maksud ucapan suaminya itu.

"Bolehkan aku.....,kau tau aku sudah sangat merindukan berada di dalam mu" ucap naruto dengan kata-katanya yang mengkode sesuatu.

Blushhh

Pipi hinata langsung bersemu saat paham dengan kode yang suaminya ucapkan itu.

"Ayolah hime...apa kau tidak kasihan padaku,aku sudah berpuasa melakukan 'itu' selama bertahun-tahun" bujuk naruto dengan melebay-lebaykan ucapan nya.

Dengan malu hinata mengangguk memberi izin,karena sejujurnya dia juga sangat merindukan suaminya...termasuk...ekhem........sentuhan nya......hehehe...batin hinata tertawa malu.

" emmhhh " desah hinata pelan saat tiba-tiba merasakan sebuah sentuhan di area lehernya.

Dengan nafas yang sudah memburu dan mata yang sayu karena di penuhi gelora,naruto menatap hinata.

"Apa bolt sudah tertidur nyenyak...?" tanya naruto memastikan.

"Hu'um"

"Kalo begitu ayo lanjutkan di kamar kamu" ucap naruto sambil mengangkat tubuh hinata bridle style.



Bruukkhh

Dengan lembut naruto merebahkan hinata di atas ranjang,pandangan nya tidak terlepas dari manik amesthy hinata yang selalu mampu menggetarkan hatinya.

"Tu-tung-gu...a-ana-ta...kamar ini tidak kedap suara,bagaimana kalo boruto terbangun karena mendengar te-teriakan...ku"

Naruto menyeringai dan mendekatkan bibirnya ke telinga hinata.

"Kalo begitu berjuanglah hime,tahan desahanmu agar tidak terlalu kencang dan membangunkan jagoan kita"

Blusshhh

Lagi...wajah hinata semakin memerah hanya dengan ucapan naruto yang terdengar memalukan di telinganya.


"Uhhmmpphh"

Hinata mendesah tertahan di dalam ciuman yang sedang terjadi antara dirinya dengan naruto.

Ciuman itu pelan...lembut namun menghanyutkan.

Setiap kecupan,decapan,hisapan hingga lumatan mereka lakukan dengan penuh perasaan.karena mereka ingin menikmati setiap rasa dari apa yang mereka berdua tengah lakukan dan begitu mereka rindukan dalam waktu yang begitu lama.

LOTUS UNGUTempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang