capter 24

2.3K 149 6
                                        

Disclaimer : Naruto punya masashi kisimoto.

Carakter utama :

-Hinata Hyuga.

-Naruto Namikaze.

Gendre : Drama,romantice.

Rate : M ( untuk adegan dewasa 18+...).

🌹🌹🌹

WARNING...!

NON CANON,TYPO,( OOC ) & AU.

DON'T  LIKE  DON'T  READ.

NARUHINA FANFICTION...

Selamat membaca...



"Naruto-kun...,berhentilah bertingkah kekanakan.apa kamu tidak malu dilihati anakmu seperti itu" ucap hinata kesal.

Bibir naruto manyun,iris birunya melirik ke arah sang putera yang kini menatap polos dirinya tanpa melepaskan rangkulan posesif kedua tangannya dari pinggang hinata.

Naruto tersenyum ke arah boruto tanpa mengangkat kepalanya yang masih dengan nyaman bersandar di dada hinata yang lembut seperti bantal bahkan mungkin lebih lembut.

"Tapi aku gak mau pergi Hime,aku masih sangat merindukanmu maksudku merindukan kalian semua.masa kamu tega mengusirku di saat aku lagi kangen-kangen nya" protes naruto dengan nada merajuknya yang sangat tidak lucu menurut hinata.

"Ckk..." decak hinata kesal dengan sikap naruto yang sangat tidak tau malu dan sadar situasi.

Iris amesthynya menatap konomaharu yang tetap tenang dan fokus pada sarapan paginya,seolah tidak melihat atau mendengar hal-hal yang seharusnya belum pantas di lihat olehnya yang masih seorang anak di bawah umur mengingat usianya baru sebelas tahun.

'Awas saja kalo gara-gara ini konohamaru-kun jadi mesum kayak kamu anata,aku akan memberimu hukuman yang akan sangat kau sesali' batin hinata merutuk.

"Tapi anata...,kau tidak mungkin disini terus.berdiam diri dan bermalas-malasan membolos dari pekerjaan mu,nanti apa yang akan pegaiwaimu pikirkan jika bosnya saja tidak memberi contoh yang baik.

Lagi pula...sudah terhitung tiga hari tiga malam kamu disini,di tambah seminggu waktu yang kau habiskan saat menguntitku.bukan kah itu artinya sudah sepuluh hari kau bolos kerja,apa kamu mau perusahaanmu bangkrut karena keegoisanmu" tutur hinata panjang lebar menasehati dan juga menegur.

Menyadari pembicaraan mulai serius,konohamaru pun menyudahi kegiatan makan nya yang memang sudah selesai.setelahnya bocah itu berpamitan untuk bermain di rumah bibi ayame tidak lupa dengan membawa boruto bersamanya.

"Kau juga bilang kalo ada pertemuan penting di perusahaanmu,lalu bagaimana bisa kamu tetap santai-santai disini sementara perusahaan membutuhkanmu.dimana tanggung jawabmu tuan namikaze" ucap hinata menyindir.

"Kalian juga tanggung jawabku,hinata.di perusahaan ada shikamaru yang akan mampu menghandle semuanya,sedangkan kalian...tidak akan ada yang menjaga kalian disini" seru naruto tidak terima.

"Huff...baiklah terserah kamu saja,kenapa kamu tidak serahkan saja posisimu kepada shikamaru...menurutku dia lebih kompeten dan lebih bertanggung jawab"

"Hei...hei...kenapa kamu terlihat kesal sekali aku ada disini,apa kamu sebenarnya tidak senang dengan kedatanganku dan kehadiranku disini"

Hinata memandang naruto malas dan memilih beranjak,bersiap untuk pergi bekerja karena dia sudah mengambil cuti selama tiga hari gara-gara ulah naruto.

Hinata benar-benar merasa tidak enak dan tidak mau di anggap memakan gaji buta.

Tapi sebelum bisa melaksanakan niatnya,naruto sudah lebih dulu menarik hinata ke atas pangkuan nya dan mendekapnya erat.

"Kau menang Hime,yah...kau akan selalu menang terhadap diriku.entah kenapa aku sedikit tidak suka dengan sifatmu yang seperti itu,oke...oke...jangan marah lagi.aku akan bertanggung jawab pada pekerjaanku dan tidak akan menjadi atasan yang seenaknya,aku akan pulang dan akan bekerja dengan tanggung jawab.tapi sebelum itu...,kau harus mau memberiku nutrisi tambahan karena setelah ini kita tidak akan bertemu untuk waktu yang cukup lama".

Mendengar itu hinata pun tersenyum,tangan nya ia angkat untuk di kalungkan ke leher naruto dan mendekapnya erat.

Sebuah bentuk ungkapan,bahwa dirinya menyutujui syarat naruto dan tidak keberatan jika harus menambah jumlah cutinya asal narutonya bahagia.

"Dan katakan pada konohamaru untuk segara meluluskan sekolahnya,agar aku bisa segera memboyong kalian semua kembali ke konoha" tambah naruto sambil berjalan memasuki kamar hinata yang sudah ia tempati juga selam tiga hari belakangan,dengan hinata yang setia di dalam gendongan bridle style nya.

Pintu tertutup rapat dan terkunci.menyembunyikan kegiatan panas penuh desahan dan erotisme di dalamnya.tentu saja naruto tidak akan membagi kegiatan bercintanya yang penuh kemanisan,keromantisan,kehangatan serta kenikmatan kepada kalian.jadi jangan ganggu mereka apalagi mencoba mengintip...oke.


🌹🌹🌹


Hari berlalu...sesuai yang mereka sepakati bersama,naruto kini telah kembali ke konoha membiarkan hinata tetap di suna  bersama putera mereka dan juga konohamaru.

Meski begitu naruto tidak akan begitu saja lepas tangan terhadap keluarga yang sangat ia cintai itu,karena nya tanpa sepengetahuan hinata,naruto tetap meminta salah seorang dari anak buah kepercayaan nya untuk selalu mengawasi dan menjaga keluarganya.

Sebut saja namanya tohiro,pemuda berbakat yang baru berusia enam belas tahun itu sangat lihai dalam pekerjaan nya yaitu mengintai dan memata-matai layaknya seorang agen.jadi jangan heran kalo hinata sama sekali tidak merasakan hawa keberadaan dari seseorang yang di tugaskan naruto untuk selalu menguntitnya.

Setiap satu jam sekali,toriho akan melaporkan apa saja kepada bosnya agar bosnya itu tidak marah-marah,yah...meskipun hal yang ia laporkan sama sekali tidak lah penting.


Sore ini seperti biasanya,hinata sedang dalam perjalanan pulang dari tempat dia bekerja.di kedua tangan nya terdapat aneka makanan dan juga kue yang sengaja ia bawa dari toko untuk boruto puteranya dan juga konohamaru,mereka benar-benar menyukai makanan itu membuat hinata tidak sabar untuk segera sampai di rumah.

Tapi...

Saat sampai di sebuah tikungan yang cukup sepi,seseorang bertubuh tinggi menghadang jalan nya.

Tanpa memberi kesempatan untuk hinata berteriak atau pun meminta tolong,pria bertubuh besar itu menyeretnya dan memaksanya memasuki sebuah mobil sampai sebelum akhirnya hinata di buat hilang kesadaran karena dirinya baru saja di bekap dan di beri obat bius.



Sedangkan di konoha,tepatnya di perusahaan NAMIKAZE CROP.di sebuah ruangan dengan tulisan RUANG PRESIDENT DIREKTUR dengan nama NAMIKAZE NARUTO.

Baru saja sang empunya ruangan memporak porandakan ruang kerjanya sendiri karena laporan yang ia terima dari tohiro,seseorang yang ia tugaskan untuk menjaga hinata dan juga puteranya dan naruto baru saja meluapkan amarahnya pada hal yang sia-sia.

Bagaimana naruto tidak marah,baru seminggu dirinya menjauh dari sisi keluarganya.seseorang yang tidak di kenal berani bermain-main dengan nya dengan cara mengusik keluarganya apalagi yang berani mereka sentuh adalah hinatanya,belahan jiwanya ibu dari anaknya.

Naruto bersumpah akan melubangi kepala orang-orang brengsek itu dengan tangan nya sendiri.

LOTUS UNGUTempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang