*
Semua mahasiswa jurusan bisnis terlihat serius dengan materi yg di uji kan,salah satu nya adalah naruto.
Dia berusaha fokus pada apa yg tengah di kerjakan nya,tapi...yang ada dia malah membayangkan wajah istrinya yg cantik dan manis.entahlah...rasanya naruto selalu rindu pada istrinya,hingga ingin selalu berada di sisinya.
Teng...teng...teng
Bel tanda berakhir nya waktu belajar pun terdengar bagaikan lonceng dari surga,sungguh melegakan sejaligus menyejuk kan.
Para siswa maupun siswi berhamburan keluar,tepat setelah sang dosen berlalu meninggalkan kelas.
Naruto berjalan seorang diri sambil menenteng tas ransel nya di bahu kiri nya,tujuan nya adalah taman belakang.
Tiba-tiba ada yang mengait kan tangan nya di lengan kanan nya yang menggantung,membuat naruto spontan menghentikan langkah nya dan melihat si empunya tangan.
"Sakura"
"Akhir nya aku bisa melihat mu lagi setelah seminggu aku ijin dari universitas,apa kamu merindukan aku"
"Tolong hentikan sakura"
"Apa"
"Berhenti bersikap seperti ini,ini sangat tidak pantas dan aku pun merasa tidak nyaman,asal kau tau selama seminggu ini aku juga ijin dari kampus jadi mana mungkin aku merindukan mu"
Meski sakit,tapi sakura mencoba bersikap biasa di depan naruto.
"Baiklah" ucap nya sambil melepaskan tangan nya dari lengan naruto.
"Tapi...apa yg membuat mu izin selama satu minggu" tanya sakura penasaran
"Ada sesuatu....yg pasti sesuatu yg sangat penting" jawab naruto serius
"Sepenting itu kah....?".
" hm" sahut naruto bergumam
"Lebih penting mana...aku atau urusan mu itu" tanya sakura mencoba menggoda
Naruto justru menatap sakura yg tersenyum manis dengan tanpa ekspresi,dia sungguh jengah dan malas.harus bagaimana lagi agar sakura mengerti,bahwa dirinya tidak akan bisa membalas perasaan gadis itu karena di hati nya cuma ada hinata nya dan kini bertambah dengan calon anak nya.
"Bagaimana kalo kita ke kantin" tanya sakura mengubah topik karena merasa terintimidasi oleh tatapan naruto.
"Tidak" tolak naruto langsung.
"Kenapa" tanya sakura terselip kesedihan dan kekecewaan dalam suaranya.
"Karena aku sudah memiliki bekal" jawab naruto dan berlalu meninggalkan sakura yg masih bergeming di tempat nya.
Sakura menatap sendu punggung yg menjauh itu,perlahan air mata nya menetes dari emerald nya yang telah redup.
'Kenapa...kenapa mencintai mu harus sesakit ini...naruto'.
Tangan nya mengepal,mencoba mengumpulkan kekuatan agar raga nya tidak luruh.dia tidak mau di anggap wanita lemah karena dia adalah haruno sakura,dia tangguh dan kuat.
Meski begitu...tetap saja dia gontai saat berlalu meninggalkan tempat nya berdiri tadi,di lapangan olah raga...sakura melampiaskan semua rasa sesak di hati nya dengan memukul samsak tinju yg tergantung di sana secara terus-menerus.
*
*
Di tempat lain,tepat nya di kediaman senju tsunade.hinata menyibukan dirinya dengan menanam bunga dan sayur di halaman belakang yang kosong.
KAMU SEDANG MEMBACA
LOTUS UNGU
Romancesebuah peristiwa terjadi merubah hidup seorang gadis baik-baik penuh perjuangan... . . NARUHINA romance/heart mature(M) by : masashi kisimoto
