Sorry for typo and happy Reading
Seharian ini Dya hanya diam dan lebih banyak melamun membuat ketiga sahabatnya dibuat bingung. Jika ditanya Dya hanya menjawab seadanya.
Acha tau ada sesuatu yang membuat Dya begitu karena tadi pagi ia masih baik-baik saja.
"Lo kenapa Dy?"
Dya menoleh
"Nggak papa"
Lalu kembali menatap buku didepannya. Seratus persen gadis itu sedang tidak membaca, seperti raganya ada disini tapi pikirannya melayang entah kemana.
"Keyla?"
Dya mengerjap, matanya melotot memandang Elisa yang menebak tepat
"Keyla? Maksud lo Keyla yang itu? Yang hmmpppt--"
Acha berteriak histeris membuat Caramel membungkam mulutnya
"Lo tau darimana?"
Mengabaikan Acha dan Caramel yang kini sudah bergulat tak tentu, Dya memusatkan perhatiannya pada Elisa
"Anak sebelah ribut ngomongin siswi baru itu, awalnya gue biasa aja tapi pas denger namanya agak familiar gue jadi kepo. Gue sih rada gak percaya kalo Keyla yang ini adalah Keyla yang itu. Tapi pas liat lagi sama Devon gue jadi yakin" Jelas Elisa panjang lebar
"Jadi kenapa lo bisa tau kalo gue lagi mikirin dia?"
Elisa mengedikkan bahunya acuh
"Asal tebak"
"Jadi sekarang gimana?" Tanya Caramel seraya merapikan rambutnya yang berantakan karena pergulatan nya dengan Acha
"Huhhh, gue gak tau"
Dya meluruhkan bahunya lemas
"Lo belum bisa maafin dia--, apaan sih sok kenal banget!!"
Caramel menggosok-gosok rambutnya yang baru diacak-acak oleh Rafa yang datang bersama Axel, mungkin kelas mereka jamkos juga.
"Serius banget ngobrolnya"
Axel mengambil tempat duduk disamping Acha setelah menarik kursi entah darimana
"Ngapain sih cowok gabung? Hush! Sana deh ini pembicaraan khusus cewek"
Acha malah mendorong-dorong bahu Axel menjauh
"Apaan sih, orang gue cuma pengen ngunjungi pacar"
Axel malah meletakkan kepalanya di bahu Acha manja
"Ndek liat deh, dia pengen pamer kita gak boleh kalah"
Rafa ikut menyandarkan kepalanya di bahu Caramel dan memeluk lengan cewek itu
"Ndek ndek, gue gak pendek ya. Cuma kurang tinggi aja" balas Caramel sewot
"Itu panggilan khusus sayang"
Rafa mencubit pelan hidung Caramel
Elisa menghela nafas
"Woii Rian!! Gue ikut"
Lalu cewek itu bangkit dan menghampiri Rian yang sedang selca sok imut meninggalkan Dya yang sudah menampilkan ekspresi mual
"Dasar nggak perhatian banget sama temen! Gue sumpahin gue punya pacar, biar bisa pamer sama lo"
Dya ikut bangkit dan bergabung bersama Elisa dan Rian.
"Makanya punya pacar!!" Teriak Acha dibalas acungan jari tengah oleh Dya.
