Jennie POV.
2 Minggu kemudian.
"Aku mengkhianatinya... Apa yang harus kulakukan, Jennie?"
"Tinggalkan dia-"
"Tapi kau masih mencintainya kan?
"Iya"
"Tapi kau bilang mencintai orang"
Aku memandang diriku sendiriku melalui cermin. Berbicara dengan apa yang ku inginkan dan dengan tidak apa yang aku inginkan.
"Hey sayang..." Suara jantan menghampiriku tiba-tiba.
Napasku sudah terasa sesak. Kai semakin berusaha menindihku meski aku sudah berusaha mendorongnya, tampaknya ia tak mau melepaskanku begitu saja. Ciumannya semakin dalam, lidahnya membelit lidahku hingga aku susah berkata-kata tubuhnya berada di antara kedua kakiku yang kini sudah memeluk pinggulnya. Malam ini di UN Village aku bersama orang yang membuatku bahagia.
Semua orang yang mengenalku akan bilang bahwa aku wanita yang baik. aku ini anak dari CEO perusahaan terbaik dikorea yang notabene dari golongan atas, aku ramah, peringkatku juga tidak buruk diperisahaan. Aku lahir dari keluarga sederhana, tetapi, punya kehidupan yang luar biasa karna ayahku dan Lisa yang hadir dihidupku.
Statusku yang seorang nyonya Manoban CEO dari perusahaan Asia terbaik saat ini, Orang-orang bilang aku beruntung telah menjadi nonya manoban tapi sepertinya hal itu tidak membuatku puas. Setelah aku menikah dengan Lisa selama hampir 4 tahun ini ada satu kenyataan yang kusembunyikan dari publik. Aku berselingkuh darinya. Ya, aku sudah menyakitinya selama beberapa bulan belakangan ini.
Apa sebabnya? Entahlah. Aku masih menyukai Lisa sampai saat ini
Badai datang menghampiriku ketika Kai masuk dalam hidupku sekarang, Jangan salahkan aku yang tergoda tapi dia memang membuatku bahagia sekarang.
Aku tahu, aku cukup jalang karna menyelingkuhi wanita sebaik Lisa. Ini semua sungguh sangat menyenangkan dan menantang tapi aku merasa sangat bersalah disaat yang sama. Aku sudah cukup buruk untuk melakukan semua ini. Memangnya apa aku ini? Aku hanyalah orang biasa yang beruntung. Tidak sepantasnya aku memainkan permainan penuh risiko seperti ini. Kalau aku ketahuan, aku pula yang terkena imbasnya.
Aku berpikir aku ingin mengakhirinya. Aku hanya punya tiga pilihan. yang pertama, memutuskan hubunganku dengan Lisa dan meneruskan nya dengan Kau. yang kedua, putus dengan Kai dan bertahan dengan Lisa atau yang ketiga memutuskan dengan keduanya. Semua ini cukup sulit. Apalagi, aku bimbang dengan perasaanku sendiri sekarang. Aku masih menyukai Lisa belum bisa melepaskan dia tapi sekarang sepenuhnya jantungku berdebar-debar jika bersama Kai. Aku juga tidak tau kenapa bertahan dengan Kai selama ini. Aku ingin Lisa tetap dengan bersamaku tapi aku juga ingin terus bersama Kai. Semua ini... maafkan aku.
Sekarang aku disini di UN Village memang benar aku disini atas perintah ayah yang menjamin ku untuk pekerjaan dikantornya tapi sekali lagi memasukan sedikit kebohongan padanya ketika akan pergi kesini. Aku memejamkan mataku ketika mengingat nya kembali.
"Apakah kau harus pergi kesana?"
"Lili .. ini hanya 2 hari tidak ada orang kantor yang bisa mengerjakan ini selain aku , lagipula lokasi masih dikorea. Kau bisa menjemputku kesana nanti"
"Bagaimana jika aku tidak mengijinkanmu pergi? Kau akan tetap pergi?"
"Iya. Karna ini adalah pekerjaanku. Aku tidak ingin membuat ayah, kecewa."
Dia hanya mengangguk lalu mendekatiku memegang ujung kepala rambutku dan sedikit mengacaknya lembut. Dengan ekpresi wajahnya yang sulit ku tebak dia terus menatapku.
Aku terbangun dari tempat tidur dan melihat kai sudah tidak ada disampingku mungkin dia sudah turun kebawah duluan. Aku bergegas berdiri untuk membersihkan diri ke kamar mandi.
Beban dihatiku masih terasa berat hari ini ketika aku bersama kai tapi lisa yang ada dalam otakku. Aku memikirkannya selama 2 hari ini.
Aku memandangi diriku di cermin sekali lagi.
"Kau harus cepat mengakhiri nya"
"Tidak!"
"Itu yang kau mau kan?"
"T-tapi tidak secepat ini"
"Tidak ada cepat atau lambat"
"Tidak! Tolong berhenti bicara!"
"Kau harus mengakhirinya atau kau hanya menunggu dia yang akan mengatakannya?"
______________
Double up . Tinggalin jejak oke?
See ya next chapt!
*abaikan typo
KAMU SEDANG MEMBACA
Hold Me Tight
FanfictionJennie dan Lisa sudah menikah empat tahun silam. Lisa selalu memprioritaskan Jennie yang paling utama termasuk mengorbankan keinginannya mempunyai seorang anak karena keinginan sang istri ternyata tidak sama dengannya. Jennie adalah hidupnya. Tapi...
