Joss Wayar Saengngoen.
Itu nama teman sekamar Gun, tampan sih. Belum lagi sikapnya baik, penurut dan ramah. Kalau menurut sudut pandang uke alay seperti Gun itu, Joss (Gun sengaja memanggil seperti itu biar keren sedikit) itu mempunyai sesuatu seperti apa ya bahasa anak jaman now....Ah! Boyfriend material!
Udah ganteng kepribadian mantap pula. Tapi sayang seribu sayang, Tetap tidak bisa menggeser si LGBT yang sangat berkuasa di hatinya, pikirannya, dan semuanya.
Mendadak Gun jadi galau mengingat Off. Padahal hari ini dia sudah mempajak Joss secara tidak manusiawi.
"Gun kamu masih galau ?" Tanya Joss menyadari hal itu. Dalam sekejap Gun merubah ekspresinya menjadi cerah dan tersenyum.
"Apa yang kau bicarakan Joss ? Aku bahagia. Lihat!" Gun menampilkan senyuman yang menampilkan gigi dan gusinya ala model iklan Peps*dent. Joss diam, sambil menaiki sebelah alisnya masih curiga. Sukses membuat keringat sebesar biji jagung mengalir di dahi si manis.
Gun menggigit bibir bawahnya.
'Ayolah Joss! Terima saja kebohongan ku huhuhu.' Batin Gun merana.
Joss mengangguk setelah lewat 10 menit menegangkan. Gun langsung melepaskan senyawa co² yang sempat ia tahan.
"Gun, boleh aku meminjam buku catatanmu ?" Tanya Joss mendadak.
Gun terhenti. "Buku ? Aku kehilangan buku-" Bayangan Off meminjam buku catatannya terlintas.
"Tidak mungkin." Gumamnya panik.
Joss sadar Gun mendadak panik. "Ada apa Gun ? Kenapa kau terlihat panik ? Apa kau menjual buku tulismu untuk mendapatkan uang ?" Tanyanya.
Gun mengerang kesal. "Bukan begitu!" Serunya.
Pemuda mungil itu cemberut. Membuatnya terlihat menggemaskan. Joss langsung mencubit kedua pipi Gun mendadak, karena tidak tahan menahan diri untuk tidak mencubit si pemuda pendek itu.
"Swakit Jwoss!! Teriak Gun merintih kesakitan karena dua pipinya di cubit oleh Joss. Sedangkan dalangnya tertawa gembira.
"Kenapa kaum gay tak bisa mengontrol diri secara baik di depan publik ? Kalian membuat kita jadi pusat perhatian." Suara tak suka menganggu moment Joss dan Gun itu. Joss dan Gun sontak menoleh ke sumber suara, tapi tangan Joss masih menempel di pipi Gun meski Joss tidak sedang mencubit.
Off langsung melintas secara paksa di tengah tengah Gun dan Joss membuat jarak di antara dua orang itu sambil membawa kekasihnya.
Saa Off melewati mereka, Off dan Gun tak sengaja saling pandang selama satu detik.
"Off pelan pelan!" Protes pacar Off yang pasrah di seret seret oleh Off.
"Mataku akan segera rusak jika aku melihat lebih lama pemandangan menjijikkan itu di jalanan." Sindir Off yang sangat jelas menyinggung Gun dan Joss.
"Kalau pemandangan ini yang membuatmu sakit-" Joss dengan sengaja merangkul bahu Gun. Membuat tubuh lebih mungil itu tertarik dan merapat ke tubuhnya. Gun mendadak merona karena jarak mereka begitu dekat dari sebelumnya. "-seharusnya kau harus membuang pandanganmu di detik itu juga. Bukan melihat kami berdua berkencan," Lanjutnya dengan nada penuh percaya diri tentu saja sukses membuat gumam Eh dari Gun.
"Sejak bila kita berdua berkencan ?" Bisik Gun protes. Matanya tatap dengan sorot menuntut.
"Diam saja dan lihat reaksinya, Gun." Balas Joss dengan nada pelan. Matanya fokus menatap raut wajah Off.
"Ayo Off. Kita akan telat," Seru pacar Off menggoyangkan lengan Off di dalam genggamannya. Off mengangguk dan mereka berdua lekas berjalan meninggalkan Joss dan Gun.
Gun sedih melihat reaksi Off yang biasa biasa saja meski enggan menatapnya.
"Tenanglah Gun, aku yakin kamu akan segera mendapatkan peganti lebih baik." Ujar Joss menghibur Gun.
"Eumm, Joss... Kau tidak melepaskan ini ? Orang akan salah paham atas ini." Gun menatap Joss malu malu.
Joss mengendikan bahunya. "Biarkan mereka berspekulasi Gun. Kita tidak berhak melarang mereka." Katanya santai sekali sambil membawa Gun berjalan bersamanya.
Gun menundukan kepalanya. Menyuruh otaknya untuk berhenti memikirkan kejadian tadi. Membiarkan lengan Joss dengan santai bertengger di bahunya.
"Kamu masih makan ?" Goda Joss sambil menaik sebelas alisnya. Menggoda Gun.
"Aku akan gendut!" Gun membuang wajahnya. "...berat badanku juga naik." Lanjutnya dengan suara amat sangat pelan. Joss tertawa.
_
TBC

KAMU SEDANG MEMBACA
Yellow Rose [√]
Teen FictionGun yang terlalu menyukai off dan karya wisata sekolah yang menunggu mereka. OffGun BxB Rate : idk :3 Mulai : 19 - Agust - 19 To : my precious friend 💞