Enjoy
.
.
Nyaris tiga hari semua orang membicarakan hal tentang Jaemin dan Renjun setelah adegan di lapangan, ditambah berita jika mereka sering melihat Jaemin dan Renjun bersama, jelas itu sangat menghebohkan.
Membuat banyak orang berfikir jika ada hubungan khusus diantara mereka, bahkan ada yang membuat spekulasi jika Jaemin adalah orang ke tiga diantara hubungan Renjun dan Jeno
What the..
Tapi itu tidak terlalu heboh dengan berita yang baru saja rilis pagi ini, pandangan kecewa, kesal, marah dan tidak percaya itu mengarah pada seorang bernama Jaemin, tidak heran jika berita 7 tahun lalu akhirnya di publis, pelakunya sudah sangat jelas.
Berita tentang Jaemin yang sengaja melukai Renjun dengan meminjamkan sepeda tanpa Rem, kira-kira seperti itu bunyinya.
Dan dengan cepat berhasil menggulingkan Jaemin dari tahtanya.
Padahal Jaemin hanya lalai.
Haechan berlari tergopoh-gopoh menuju tempat dimana Jaemin duduk sendirian, ia membawakan roti dan kotak kopi, Haechan memilih kopi karna Jaemin sangat membenci susu.
" kamu ingin tau siapa pelakunya?" tanya Haechan
Jaemin mendesah sembari menyeruput kopi kotak di tanganya "Jeno, sudah pasti dia orangnya"
Haechan mengangguk seolah berkata IYA MEMANG DIA PELAKUNYA " lalu bagaimana temanmu"
Pemuda itu menggedikan bahunya " kurasa mereka seperti yang lain juga, aku juga tidak kaget kalau berita ini akan muncul"
" tapi apa ini tidak berlebihan, itu sudah 7 tahun lalu Jaemin, kamu juga sudah berubah kan, Renjun juga sudah memaafkanmu" kata Haechan menggebu gebu.
Jaemin menoleh "kamu ingin aku membalas kelakuan Jeno, kalau aku mau juga sudah ku kalah kan dari dulu"
" tidak Jaem yang ada kamu akan semakin dibenci"
" toh dari awal memang sudah dibenci kan, kenapa sekarang kamu di pihakku, dulu kamu pergi gitu aja"
Haechan berdiri " bagaimana aku bisa membencimu kalau kamu pernah menolongku"
.
.
Brak
Jeno mendelik saat mejanya digebrak cukup kencang, awalnya ia kira ini Jaemin tapi sayangnya bukan.
" apa yang kau lakukan Jeno!" desis Renjun tepat di telinga kanan Jeno
Pemuda berambut blonde ini mengusap telinganya " aku tidak melakukan apa-apa" jawabnya enteng
Renjun menendang meja di sebelahnya " tindakan mu itu kekanak-kanakan Jeno"
" aku melakukan itu demi melindungi mu Renjun" balas Jeno tak kalah nyaring
" aku tidak butuh itu Jeno!" seru Renjun
Pertengkaran di dalam kelas itu akhirnya berhenti setelah bel masuk berdering, dengan kesal Renjun keluar dari kelas itu dengan menghentak-hentakan kakinya.
Entah kenapa Renjun kesal melihat Jaemin di perlakukan tidak baik.
.
.
" Renjun?"
Renjun menoleh ketika namanya dipanggil, dari suaranya juga sudah ketahuan siapa dia. Pemuda itu mengeratkan mantelnya kemudian memasukan kedua tangan kedalam saku.
KAMU SEDANG MEMBACA
Just Because [JaemRen]✅
Fiksi PenggemarComplete // bxb Yang Jaemin lakukan di masa lalu itu sangat menyakitkan, menciptakan trauma tersendiri untuk Renjun. Membuat anak laki-laki itu tidak bisa memaafkan Jaemin begitu saja. Ini tentang Usaha Jaemin untuk mendapatkan maaf dari Renjun #15...
![Just Because [JaemRen]✅](https://img.wattpad.com/cover/196540818-64-k132548.jpg)