Selasa 2 Oktober 2019
Maaf pernah masuk ke dalam hidup mu dan mungkin sering membuat mu risih,juga.
Maaf tak bisa menjadi sahabat yang baik untuk mu Natanael
"Adis aku mau ngomong sama kamu!" Suara itu dari laki-laki yang berada tepat di depan ku
"Apa?" Jawabku tak begitu selantang suara nya
"Ikut aku dis" katanya lagi yang terdengar seperti perintah
"Kemana?" bingung ku dengan sikap nata hari ini
"Depan dapur seni" katanya lagi yang di susul langkah kaki ku tanda setuju
"Kenapa?" Tanya ku saat sudah sampai di depan dapur seni
"Plis berenti sayang aku diss!"
"Aku udah berenti kok" kata ku penuh keyakinan ntah ada keberanian dari mana
"Bagus kalo gitu" kata nya santai
"Kamu pikir aku masih sayang kamu?" Tanya ku dengan sorot mata tajam memandang nya
"Bisa jadikan? Ya maaf kalo salah" jawab nya santai sambil membetul kan rambut nya
"Gausah minta maaf,dari awal aku kok yang salah" kata ku datar
"Kita berdua salah dis" suara nya berubah lirih kali ini
"Aku yang salah!" Bentak ku hampir berteriak
Aku lihat Nata hanya diam saat aku membentaknya,aku bisa lihat jelas raut wajah nya yang kaget
"Aku salah kenal kamu,aku salah deket sama kamu,aku salah sayang sama kamu,aku salah satu tahun lebih nunggu kamu,aku salah! Aku yang salah!" Lanjut ku dengan penuh emosi
"Maaf dis maaf"
"Aku bosen denger maaf kamu"
"Aku salah diss"
"Bagus kalo kamu tau"
"Jadi,aku minta maaf,bener-bener minta maaf"
"Gausah,aku aja yang minta maaf" kata ku sambil menatap nya lurus
"Buat apa?"
"Selama ini aku kenal kamu mungkin aku ga pernah jadi sahabat yang baik buat kamu,mungkin ga akan pernah" Jawab ku dengan mata yang berkaca-kaca
"Aku di-" potong ku
"Jangan ngomong apapun taa, aku mau kamu dengerin aku aja"
"Maaf taa pernah sayang kamu, pernah buat kehidupan kamu risih,dan pernah masuk ke dalem hidup kamu,maaf. Sekali lagi maaf." Kata ku dengan air mata yang ntah kenapa harus turun
"Diss jangan nangis" Seru nata sambil mendekat ke arah ku
"Jangan mendekat taa,di situ aja"
"Kenapa?"
"Nanti pacar kamu marah"
"Nggapapa diss"
KAMU SEDANG MEMBACA
Natanael
CintaApa tuhan mu mengijinkan aku yang bukan hambanya mencintai umat nya?
