Happy reading 💕. Tinggalkan jejak kalian ya!! 👣
"Siapa yang liatin lo,PD banget lo!" Elak Keisha dengan memalingkan wajahnya ke arah lain. Agar Kano tidak melihat wajah Keisha yang memerah seperti ini.
"Yaelah ngaku ajah, lo tadi liatin wajah gue yang ganteng ini kan." Sahut Kano yang sudah membuka matanya,lalu segera bangun dari tidurnya,dan duduk di samping Keisha yang saat ini masih memalingkan wajahnya ke arah lain.
Seketika ide jahil terlintas di kepala Kano. Dengan segera Kano memegang dagu Keisha lalu menariknya untuk menghadap ke arahnya.
Saat di lihat ternyata wajah Keisha memerah dan itu langsung membuat Kano terkekeh pelan. Sedangkan Keisha langsung mencebik sebal akan perlakuan Kano yang menurutnya sangat kurang ajar itu.
"Kenapa lo senyum-senyum kayak gitu? Gila lo?" Tanya Keisha ketus dengan menatap tajam pada Kano.
"Lo lucu kalo lagi bulshing." Ucap Kano yang masih terkekeh pelan dengan tatapannya tak lepas menatap wajah Keisha,yang menurutnya sangat menggemaskan seperti itu.
Saking gemasnya,saat ini tangan Kano sudah terulur ke wajah Keisha. Lalu segera mencubitnya dengan sedikit kencang. Sehingga membuat Keisha meringis kesakitan, dan di barengi dengan memukul-mukul dada Kano,agar tangannya terlepas dari wajah Keisha.
"Kano sakit!" Teriak Keisha yang masih terus memukul Kano. Langsung saja Kano melepas cubitannya,dan detik itu pula Kano mengelus-elus wajah Keisha yang semakin memerah akibat cubitannya.
Mendapat perlakuan seperti itu Keisha hanya diam mematung tanpa berbicara ataupun mengoceh, dengan menatap wajah tampan Kano. Dan entah mengapa perlakuan Kano saat ini membuat jantungnya berdetak lebih cepat.
"Masih sakit?" Tanya Kano lembut. Keisha menggelengkan kepalanya pelan,tanpa mengucapkan sepatah katapun. Seakan bibirnya kelu untuk menjawab pertanyaan dari Kano.
Melihat Keisha yang terus berdiam seperti itu, Kano mengerutkan keningnya bingung pada Keisha yang tiba-tiba saja jinak dan tidak berceloteh apapun.
Kano melambai-lambai tangannya di depan wajah Keisha,agar Keisha cepat sadar dari lamunannya.
Segera tersadar apa yang saat ini Keisha lakukan, Keisha langsung saja mengedipkan matanya beberapa kali. Dan kembali menatap tajam pada Kano.
"Kenapa lo cubit gue?" Tanya Keisha dengan nada sebalnya.
"Pengen ajah, emangnnya gak boleh?" Sahut Kano dengan wajah santainya.
"Gak boleh!" Jawab Keisha cepat,dan ketus. Dengan mata yang terus menatap tajam ke arah Kano. Sedangkan Kano yang di tatap seperti itu hanya biasa-biasa saja, seakan tatapan Keisha tidak berpengaruh apapun bagi Kano. Malahan membuat Kano semakin suka melihat Keisha seperti itu.
"Kalo gue pengen cubit wajah lo lagi gimana?" Pinta Kano jahil dengan menaik-turunkan alisnya. Dan sepertinya sekarang hobi terbaru Kano adalah menjahili Keisha,cewek yang baru beberapa jam ia temui, dengan pertemuan yang menurutnya sangat berbeda dari biasanya.
Keisha kembali menatap tajam Kano,namun kali ini tatapan Keisha lebih menyeramkan dari sebelumnya.
"Kalo gue bilang gak boleh,ya gak boleh! Lo ngerti bahasa manusia gak sih?" Kesal Keisha.
"Gak!" Jawab Kano enteng,dan santai. Sehingga membuat Keisha tambah geram padanya. Langsung saja Keisha mengambil bantal yang ada di sampingnya, kemudian memukul Kano bertubi-tubi menggunakan bantal, sehingga membuat Kano jatuh terlentang di atas kasur, dengan Keisha yang masih terus-terusan memukul Kano.

KAMU SEDANG MEMBACA
KEISHA (Promise)
Novela Juvenil"Kamu harus janji, jangan pernah tinggalin aku. Bagaimanapun keadaannya kita harus hadapi masalah ini sama-sama." Bagaimana jadinya jika gadis yang bernama KEISHA tengah menghadapi masalah percintaan yang cukup rumit. Di saat ia baru saja resmi jad...