Awas yg belum dewasa jangan coba-coba main di lapak saia... Resiko tanggung sendiri...
Dan sebelum baca bayar dulu, bayaran saat ini cukup VOTE dan COMEN aja. Gampang kan belum pake Rupiah apalagi Dollar...
Selamat baca....
Amanda menatap mata Raiyan lekat. Ya... Dia terlalu cepat percaya pada orang ini. Bagaimana jika ternyata ia adalah seorang psikopat yang terobsesi padanya atau mungkin salah satu orang suruhan perusahaan saingan Luke yang akan menjatuhkan nama baik suaminya karena scandal perselingkuhannya..?
Raiyan tersenyum tapi matanya menunjukkan kesedihan yang mendalam.
"Kamu tak percaya padaku. Itu yang matamu ucapkan." Katanya sedih.
"Raiyan... Ehm.. aku..."
"It's oke. Seiring waktu kamu akan percaya padaku. Kamu akan mengenalku."
"Jika kamu jujur, aku pasti akan percaya padamu." Ucap Amanda menggenggam jemari Raiyan.
Raiyan menatapnya. Tak menduga Amanda akan secepat itu menerima dirinya, atau memang karena dia adalah perempuan yang sangat baik pada dasarnya.
"Kamu mau mendengar tentang ku?" Tanya Raiyan bahagia.
Amanda mengangguk. "Kita sudah melakukan banyak hal berdua, dan aku ingin tahu tentang mu. Aku ingin tahu, pria seperti apa dirimu. Pantaskah aku melepas semua yang ku miliki saat ini, untukmu atau tidak?" Ucap Amanda menyugar rambut Raiyan.
Raiyan menutup matanya menikmati setiap sentuhan Amanda.
"Baiklah... Ayo berbagi cerita."
Raiyan berbaring di sebelah Amanda dan masuk ke dalam selimut yang membungkus tubuh telanjangnya.
"Aku juniormu di sekolah. Dua tahun dibawahmu. Dulu ini aku. Dan aku yakin, kamu pasti tak pernah menganggap lelaki seperti ini ada disekitarmu untuk diingat." Ucap Raiyan menunjukkan foto di ponselnya.
Mata Amanda terbelalak. "Ini? Ini kamu?" Tanya Amanda.
"Ya... Lelaki gendut, berjerawat dan berkacamata ini aku. Lalu setelah lulus kuliah aku mulai berpikir bahwa aku harus berubah. Aku mulai latihan fisik, mengatur pola makan, pergi ke dokter kulit dan setampan inilah aku sekarang." Ucap Raiyan bangga.
Amanda memperhatikan mata Raiyan dan bocah di foto bergantian.
"Maaf, aku tidak ingat kamu sama sekali." Katanya.
"Tidak apa. Perempuan cantik memang harus dikejar dan diperjuangkan. Pria buruk seperti ku memang sangat tidak mungkin diingat." Kata Raiyan.
"Maaf. Aku tidak menilai seseorang dari sekedar wajah tampannya." Amanda merajuk.
"Hmmm... tapi dari kekuatan ini bukan...?" Goda Raiyan menarik tangan Amanda dan meletakkannya diatas 'pusakanya'.
"Astaga Raiyan kamu mesum..." Ucap Amamda meremas pelan milik pria itu hingga seketika mengacung tegak.
"Ach... Kamu membangunkannya sweetie..." Erang Raiyan.
"Lalu, apa kamu sengaja memdekati suamiku da menawarkan keahlian di bidang IT demi bisa dekat denganku?" Amanda mengganti topik jika tidak ia bisa kembali bergulat dengan pria itu dan ia sedang lelah.
"Hmm... Ada benarnya tapi ada juga tidak benar nya." Kata Raiyan.
"Ada sesuatu yang tidak bisa aku beritahukan sekarang. Tapi aku janji, suatu saat akan ku katakan padamu."
"Raiyan?!" Pinta Amanda.
"Mintalah yang lain akan ku kabulkan." Bisik Raiyan ditelinga Amanda.
Amanda memutar bola matanya. Tapi ia menyingkap selimut yang menutupi mereka lalu bangkit dan berjalan ke tangga menuju air dibawah balkon.
KAMU SEDANG MEMBACA
Just Affair??? Or...
RomanceBacaan Dewasa Kata siapa perjodohan selalu berakhir manis? Amanda harus memperjuangkan pernikahannya selama 4 tahun yang sepi kemesraan dan sunyi kehangatan. Suami yang berusaha ia cintai, lebih mencintai pekerjaannya di kantor dan memilih bercinta...
