Silakan pencet bintang (⭐) di bawah sebelah kiri💚
Jadilah pembaca yang bijak.
Thanks!
•
Siang ini Johnny mau pergi ke swalayan— Temani sang mama pergi sebenarnya. Cari bahan buat masakin sang suami tercinta. Mumpung masih ada di rumah, sebelum nanti bakalan pergi ke luar negeri. Lagi.
Biasa, bisnis.
Anaknya suruh handle perusahaan di Jakarta sendirian dulu. Halah, kayak yang sering bantuin aja Pa. Batin Johnny waktu itu.
"Berapa lama papa bakal pergi Ma?" tanya Johnny yang cuma lihatin dan ikuti kemanapun mama melangkah sambil dorong troli yang udah hampir penuh sama keperluan dapur.
"Sekitar 2 bulan lebih kayaknya." jawab mama tanpa pandang si anak, lagi milih sayuran.
"Terus mama ga mau ikut gitu?"
Mama ngehela napasnya. "Ya kalo bisa dari dulu juga mama bakal selalu ikut John, tapi sayangnya mama bukan lagi sekretarisnya papa. Jadi ga bisa buat ikut kayak dulu,"
Dih, mama pundung.
Johnny putar bola matanya malas. "Ya itu kan dulu sebelum papa jadiin Mama istri."
"Iya.. Tapi mama kan pengin bareng sama papamu terus," mewek deh. Aduh, Johnny sih.
"Ma udah, nanti papa nungguin. Mau papa berangkat dulu sebelum makanan Mama siap?"
"Ih enggak lah! Ya udah bentar!"
Astaga, Johnny serius dibuat heran sama mama untuk kesekian kalinya.
***
"Hyunjin! Cuciin gak?!"
"Gak mau!" Hyunjin menjulurkan lidahmu, bermaksud mengejek. Kamu menatapnya kesal.
"Hyunjin laptopmu aku bakar ya?"
"Bakar aja. Aku minta ayah beliin."
"Dih! Mana mau ayah kasih cuma-cuma!"
Sekitar pukul dua siang keadaan rumah keluarga Hwang ramai bak pasar yang lagi obral besar-besaran. Ga seramai itu sih, hanya melebih-lebihkan.
Tapi cukup untuk buat kedua manusia lanjut usia di sana menggelengkan kepala lelah menatap kedua anaknya yang ga pernah berubah dari dulu.
Berisik selalu berantem.
"Ayah!"
"Apa cantik?"
"Hyunjin..." adumu dengan cemberut menatap melas ke arah ayah. Ayah cuma mengehala napasnya.
Sedangkan Hyunjin ga mau kalah. Dia mendekat ke ibu dan goyangkan lengannya manja. Bibir tebalnya ia buat maju beberapa senti, kemudian segera mengadu.
"Mbak juga tuh Bu... Masa mau bakar laptop Hyunjin cuma gara-gara Hyunjin ga cuci kaos kakinya. Namanya kan lupa ya Bu, masa marah-marah,"
"Ya iyalah! Besok mau Mbak pake ish!" jawabmu.
Ibu ikut menghela napasnya. "Emang ngga ada yang lain Kak? Kaos kakimu banyak kan?"
Kamu cemberut karena ibu malah belain Hyunjin adik kamu. "Ibu kok bela Hyunjin? Kan Ibu tahu itu yang paling enak di pake... Yang lainnya bolong. Siapa lagi pelakunya kalo nggak anak sok ganteng itu!"
"Emang ganteng, yee~" Hyunjin membuatmu menyebut nama-nama Tuhan dalam hati. Hingga ayah bersuara, mencoba menengahi.
"Duduk dulu. Makan. Nanti Kakak beli aja yang baru. Uangnya nanti ayah kasih."
"Asyik! Haha, apa lo?" ejekmu pada Hyunjin yang sekarang merasa iri karena ga di kasih uang sama ayah.
Kalian akhirnya makan dengan tenang hingga selesai. Namun kedua orang tuamu itu menyuruh kalian tetap duduk, ada sesuatu yang harus di bicarakan katanya.
"Kenapa Yah?" tanyamu mengawali.
"Kalian jaga Ibu ya, besok ayah mau pergi ke luar negeri, lagi. Tepatnya, Korea."
Serentak kamu serta Hyunjin berteriak dan mata kalian yang sama-sama saling membola saking terkejutnya.
"Berapa lama?" tanya Hyunjin.
"Sekitar dua bulan-an. Mungkin?" jawab ayah. Lantas wajahmu mendadak muram.
Itu lama banget. Padahal baru beberapa minggu yang lalu ayahmu pulang, dari luar negeri juga. Tapi sekarang harus pergi lagi.
Memang jadi tangan kanan bos itu begini ya? Merembet ke sekretaris sih kayaknya.
Mau gimana lagi, kamu hanya bisa pasrah. Tapi ga lupa juga selalu minta oleh-oleh saat pulang. Itu suatu kewajiban yang ga tertulis bagi kamu dan Hyunjin.
Ga rugi juga kan? Hehe.
—
Tbc.
Jum, 6 des. 2019
And for you all, thank you, always. Buat yang udah votment dan sebagainya. I really thankful!
Jangan lupa buat selalu votment ya?
고맙데이 💚
Love
Y
Publish: 23 january 2020
P.s: kalau di liat², aku updatenya sekitar seminggu sekali ya? Wkwk. Kadang lebih kadang nggak sampe seminggu aku udah update yak? Yah.. Pokknya aku mau bilang, bisa aja lebih nggak rutin aku update cerita ini, apalgi yg satunya:v. Kelas 12 itu sibuk ya:') belajar mulu isinya. (Dari taun lalu juga ngomongku begitu:v)
So, aku minta do'anya juga biar lancar semuanya. Biar bisa lebih giat dan semangat lagi usahanya, dan di terima di PTN impian. Aamiin-in ya? Hehe terima kasih! Buat yang bentar lagi ujian plus yang kelas 9 ataupun kelas 12 sama kayak aku, semangat ya! Ikhtiarnya jangan lupa, biar tercapai semua keinginannya. Annyeong~ 🖤🖤🖤
KAMU SEDANG MEMBACA
Om John! | JS
Fanfiction[ Season 1 ] Gimana jadinya kalau Johnny yang kaku jadian sama kamu yang kelewat humoris? Lalu usaha apa yang dia berikan untuk buat Hyunjin- merestui hubungan kalian? • "Loh Om kok di sini?" "Om lagi saya cium sekarang.- Saya pacar kamu bukan Om." ...
