Silakan pencet bintang (⭐) di bawah sebelah kiri💚
Jadilah pembaca yang bijak.
Thanks!
Note: 1200+ words. Habis ini jangan bully hyunjin ya:(
•
"Sayang.." kamu segera menoleh terkejut, sapuan halus di punggung tanganmu membuatmu berdegup, apalagi dengan panggilan dengan suara husky-nya.
Ughh, tolong:(
"I-iya?" sahutmu ragu.
Johnny menghela napas sebelum tersenyum memandangmu. Tangannya masih dia gunakan untuk mengusap lembut milikmu yang sekarang tergenggam sempurna di kedua tangannya.
"Adek kamu.. masih nggak suka sama saya ya?" tatapan sendunya membuatmu segera menggeleng kuat. Lalu putar tubuhmu agar lebih leluasa berhadapan.
"Enggak Kak, bukan gitu! Hyunjin cuma.. khawatir, tapi Kakak nggak perlu pikirin apa-apa, nanti biar aku yang bilang ke Hyunjin kalau kamu itu nggak seperti yang dia kira. Jadi Kakak nggak perlu kepikiran soal Hyunjin ya?" senyum simpulmu membuat Johnny tergelak.
Tangan kanannya menelusup untuk menyelipkan rambut pada belakang telinga kirimu. Tangan besarnya kemudian berhenti di pipimu mengusapnya lembut.
Kamu hanya memperhatikan, meneguk ludah susah payah. Johnny dengan senyuman tenang dan sentuhan lembutnya membuatmu bergeming.
"Jangan kamu, tapi kita. Saya nggak mau kamu berjuang sendiri buat hubungan kita. Kita saling bantu, untuk ke Hyunjin, biar saya yang usaha. Sekalian jadi dekat ke adik ipar, iya kan? Haha," tawa riangnya menular.
Kamu ikut terbawa akan suasana yang dia buat, serius.. namun tenang. Kamu suka pribadi Johnny yang seperti itu. Lantas pandangan kalian bertemu, senyum saling tersemat di setiap bibir masing-masing.
Membuat atsmosfir di dalam mobil Johnny hangat, jari miliknya kembali mengusap lembut pipimu.
"Kamu mau kan, usaha bareng sama saya?" tanyanya.
Kamu tersenyum lebih lebar, lalu mengangguk yakin. "Tentu. Selama Kakak serius, aku bakal serius."
Johnny terkekeh dan mengangguk beberapa kali, "Tentu saya serius. Khem, so.. can i hug you?"
"You don't have to ask, come here you my sugar daddy~"
Dan pelukan nyaman pun kalian terima, saling menutup mata untuk menikmati hangatnya perasaan masing-masing, senyum pun gak luput dari wajah kalian.
Lantas, Johnny tersadar.
"Tunggu, kamu panggil saya apa?— ah, never mind. Sayang banget kalau ribut masalah nama."
"Hehe!" Johnny pun mengeratkan pelukan sebelum melepas kamu pergi untuk menimba ilmu.
"Let's meet again, later!"
"Ya! See ya~" lambaian tangan masing-masing menjadi awal hari cerahmu bersamanya, hari ini.
***
"Ibu biasanya belum pulang, tapi kalau Hyunjin biasanya lagi di kamar sih. Atau kalau nggak ya.. main sama temennya." jelasmu ke Johnny.
Lelaki di sampingmu itu mengangguk paham, lantas menatap keresek putih ukuran sedang yang penuh akan makanan kesukaan Hyunjin, adikmu.
KAMU SEDANG MEMBACA
Om John! | JS
Fanfic[ Season 1 ] Gimana jadinya kalau Johnny yang kaku jadian sama kamu yang kelewat humoris? Lalu usaha apa yang dia berikan untuk buat Hyunjin- merestui hubungan kalian? • "Loh Om kok di sini?" "Om lagi saya cium sekarang.- Saya pacar kamu bukan Om." ...
