"Yaudah kalian hati-hati ya" ujar Adam papa Erel, sekarang mereka akan pulang. Dengan ogahan akhirnya Erel saliman dengan orangtuanya, padahal dia sudah meminta untuk lebih baik naik ojol atau angkot daripada dianter sama cowok disebelahnya ini.
"Iya om, kalo gitu kita pamit ya. Assalamualaikum" ujar Ariel lalu setelahnya mereka beranjak dari RS.
"Jangan mentang-mentang bokap sama nyokap gue suka sama lo, lo jadi bisa terus modusin gue ya" celetuk Erel setiba mereka diparkiran dengan Ariel yang sibuk mengeluarkan motornya dari barisan parkir.
"Mau pulang langsung dimarahin, ngajak berantem?" receh Ariel gak tau tempat.
"Gosa ngelawak, gue serius" geram Erel tergoda untuk menggeplak kepala cowok yang tengah memakai helm dihadapannya sekarang.
"Mentang-mentang jadi istri, beliin anak sembarangan"
PLAKKKK!!!
Akhirnya ketabok juga pala si Ariel.
"Adawww, kamu KDRT sayang" ringis Ariel sambil mengelus-mengelus kepalanya, ralat helmnya.
"Sayang-sayang pala lo goyang, udah GC balik, gondok gue lama-lama" Ariel sebenarnya sudah tertawa tanpa suara dibalik helm hitamnya. Wajah Erel benar-benar gemes kalo lagi kesel.
Dan akhirnya mereka berdua melaju ditengah kota tanpa tahu apa yang akan datang nantinya.
🍁
"Makasih" ujar Erel lalu segera beranjak dari kursi tumpangan motor ninja Ariel.
"Makasih doang?" tanya Ariel.
"Oh jadi lo orangnya pamrih ya?" sarkas Erel menatap bengis Ariel.
"Iyalah, jasa itu gak ada yang gratis" bacot Ariel minta ditabok lagi.
"Nih nih nih, cukup kan?" sergah Erel sambil menyondorkan selembar uang 10 ribu dan 20 ribuan.
"Lo kira gue miskin?" tengil Ariel langsung menaikan sebelah alisnya. Udah sombong, tengil, gak tau diri, banyak bacot, kurang gak bagus apalagi coba cowok dihadapannya ini, tapi kenapa bisa-bisanya flawers instagram Ariel sampe 40k, dijamin ngecit!
"Terus mao apaan, cepet gue pengen istirahat" to the point Erel, malas berlama-lama dengan Ariel.
"Besok pulang sekolah lo ikut gue" titah Ariel.
"Dih og—" belum sempat Erel menolak, cowok itu langsung menyelanya.
"Eits, inget profesi lo sekarang" sialan, demi menutupi aibnya dia harus rela jadi babu cowok sinting ini. Terhitung masih ada 13 hari lagi Erel harus bertahan hidup.
"Gimana?"
"Iya elah iya" gusarnya dengan terpaksa.
"Bagus, kalo gitu lo masuk sana. Mimpi indah" ucap Ariel sambil tersenyum manis seperti biasanya dan mulai melajukan motor ninjanya itu.
"Dasar cowok gila" gumam Erel dan segera masuk kerumahnya.
🍁
"Baik hari ini untuk putra terlebih dulu, Aben!" seru pak Remal mulai menyebutkan absen kelas 11 IPS I. Hari ini adalah hari yang paling Erel benci, pengambilan nilai basket. Tolonglah, dia mendribble bola oren itupun pasti akan langsung ngegelinding, gimana masukin dalam ring?
KAMU SEDANG MEMBACA
My Imagination
Teen FictionKau bumi, aku matahari Jika ku dekati, maka kau akan hancur karena ku Maka dari itu, lebih baik seperti sebelumnya Sebelum kita tak saling mengenal saja Kita yang tak ada hubungan Mungkin lebih baik kesemula Tapi apakah bisa? 〜〜〜〜 NOTE: CHAPTER BEBA...
