"Kalau sampe lu berdua bocorin ini ke semua orang gua nggak bakal segan-segan ngancurin kalian!" ancam Jaehyun kepada dua gadis yang sudah menyusup ke dalam rumah kediaman Donghae tanpa seizin dari mereka.
Ia menatap tajam keempat bola mata mereka, sudah cukup ia menahan sabar kepada Alice yang diam-diam sudah menjodoh-jodohkan Rosè ketika menyamar menjadi Jasmine kepada Jungkook. Awalnya ia bersikap acuh karena perlakuannya, tetapi kali ini tidak bisa dimaafkan lagi.
Yeri terdiam, bahkan menunduk ketika Jaehyun menatap matanya dengan sengit. Tentunya Yeri tidak senang dengan kebenarannya yang tak sengaja ia lihat langsung dengan matanya sendiri jika Rosè masih hidup.
Tidak ... ini tidak boleh terjadi. Mimpinya untuk menjadi pendamping Jung Jaehyun seketika hancur setelah tahu semuanya. Jaehyun pasti akan menjadikan gadis gila itu menjadi pendampingnya setelah ini, dan membatalkan pertunangan dengannya karena Rosè masih hidup. "Aku nggak bakal kasih tau siapa-siapa, asal kamu menuhin syarat-syarat dari aku," ucap Yeri.
"Apa?" tanya Jaehyun.
"Jangan batalin pertunangannya," sahut Yeri. Ia mengubah raut wajahnya menjadi tersenyum ke arah pria yang sangat ia cintai, namun harus hancur ketika Rosè menjadi miliknya, bahkan sampai detik ini juga Jaehyun masih mencintai gadis gila itu.
Jaehyun menahan tangan kanan June yang ingin melukai seorang gadis licik bernama Yeri itu. Semarah apapun dirinya tidak ingin melukai seorang gadis, bahkan June tidak boleh melukai mereka.
Ia pun langsung tersenyum kecut menatap Yeri. Beraninya dia mengancam dirinya, dan ancamannya itu terlalu basi baginya. "Coba ulangin sekali lagi," pintanya.
"Jangan batalin pertunangannya," ucapnya dengan lantang. Ia begitu sangat percaya jika Jaehyun akan takut karena ancamannya, pasti dia akan melindungi si gadis gila itu, pikirnya.
Jaehyun tertawa dengan mengejek seorang gadis yang begitu percaya diri seperti Yeri. Ia pun langsung menarik dagu Yeri dengan cukup keras, dan membuat gadis itu sedikit meringis. Jaehyun menatap tajam bola mata Yeri yang terhalangi jarak beberapa cm itu, lalu mengucapkan, "Orangtua gua pasti batalin semuanya kalau tau si gadis yang mereka banggain itu punya hati busuk yang disembunyiin secara rapi."
Setelah melepaskan tangannya yang menempel di dagu Yeri, ia pun langsung menatap Alice yang mematung karena tidak pernah melihat dirinya begitu marah seperti ini. "Dan lu Alice, kalau sampe masih jodoh-jodohin Rosè sama si berengsek Jungkook, gua nggak bakal segan-segan ngasih tau tante Yoona kelakuan lu di luar kayak gimana. Bahkan, mau ngerugiin sodara lu sendiri demi diri sendiri," jelasnya. Kemudian pergi ke dalam meniggalkan June, Alice, dan Jasmine.
Ia kembali berlari menaiki anak tangga untuk memastikan jika Rosè baik-baik saja saat ini. Ia terdiam ketika melihat semua orang berada di luar kamar milik Jasmine, dan Guanlin yang terus mengetuk pintu supaya Rosè mau membukanya.
"Nak Jaehyun, Rosè mengurung dirinya sendiri di dalam. Tante takut," ucap Yuri dengan lirih. Bahkan matanya mulai berkunang-kunang karena takut terjadi apa-apa kepada putrinya.
Jaehyun langsung tersenyum mencoba untuk menenangkan Yuri, walaupun hatinya sangat sakit. "Tante harus percaya Rosè nggak bakal kenapa-napa. Doain ya, biar dia mau bukain," sahutnya.
"Om ada kunci cadangan?" tanya Jaehyun kepada Donghae. Ia sangat berharap jika ada kunci cadangan, dan itu akan membuatnya mudah untuk membuka pintu ini.
Donghae langsung mengangguk, dan berlari menuju kamarnya di mana semua kunci cadangan ada di dalam laci.
Guanlin dan Jisung mundur ketika Jaehyun mulai menempel di depan pintu dengan rait wajah khawatirnya. Jaehyun langsung mengetuk pelan pintu itu berharap Rosè mau membukanya. "Rosè buka, jangan ngunci diri sendiri di sana. Aku gamau kamu kenapa-napa," ucapnya dengan penuh harapan.
KAMU SEDANG MEMBACA
Bobrok-Jaeros ✔️
De TodoTerkadang, setiap masalah dalam sebuah hubungan itu datang dari luar. Sebagaimana, kisah dua orang yang saling mencintai ini. Haii, ini karya pertama aku di sini. Jadi, mohon maaf banyak penulisan yang salah di awal chapter. ^^ Aku harap kalian ngga...
