"Ya ... aku menghabiskan satu tahun di Jepang." Luhan tahu apa yang akan Oh Sehun tanyakan, jadi dia menjawab dengan tenang, "Dan aku memiliki ingatan yang baik."
Oh Sehun dan Park Chanyeol saling melirik. Setelah itu, Chanyeol berkata, "Barusan ... kau menanyai Jiang di depan banyak orang. Jika kau salah, kau mungkin benar-benar harus pergi tanpa dibayar."
Luhan belum pernah melihat ekspresi serius di wajah Chanyeol. Dia tersenyum dan berkata, "Sebenarnya, aku ragu-ragu untuk sesaat sebelum mengatakan itu dengan lantang. Bagaimanapun, itu bukan urusanku. Aku melakukan hal itu agar aku bisa hidup dengan hati nuraniku. Aku delapan puluh persen yakin bahwa aku benar. Aku percaya bahwa kau telah merasakan sikap aneh Jiang dan Direktur Huang juga."
"Baiklah, kau bisa keluar sekarang. Pergi dan kupas anggur untukku. Kau tidak diizinkan untuk kembali sampai kau mengupas sepiring penuh," perintah Oh Sehun sambil menatapnya.
Luhan berbalik dan meninggalkan ruangan tanpa mengucapkan sepatah kata pun.
Setelah pintu ditutup, Chanyeol berkata dengan tatapan serius, "Dia benar. Aku juga mencurigai Direktur Huang sebelumnya, tetapi baru saja di ruang pertemuan, dia berusaha membantu Tuan Jiang, dan itu aneh. Walaupun mereka sudah sering bekerja sama sebelumnya, tetapi mereka seharusnya tidak sedekat itu. Dan sebagai pemimpin proyek, dia bertindak aneh, tidak berhati-hati ketika seseorang mempertanyakan kontrak."
"Kau juga merasakan itu." Oh Sehun menyipitkan matanya dan berkata, "Kau ambil kontraknya, cari seseorang dari departemen lain untuk menerjemahkannya sekarang. Juga, periksa akun bank Jiang dan Direktur Huang."
"Asiap," jawab Chanyeol penuh semangat.
...
Di lantai enam belas di sebuah ruangan dengan daun jendela tertutup, Jiang berjalan dengan cemas. Segera, teleponnya berdering, dan dia segera mengangkatnya.
"Direktur Huang, kau baru saja melihat sikap Tuan muda Oh. Dia pasti akan meminta seseorang untuk menerjemahkan kembali kontrak sesegera mungkin. Apa yang harus kita lakukan sekarang? Kau membuatku melakukan itu."
"Jangan mencoba melemparkan tanggung jawab kepadaku begitu ada masalah. Kau juga mengambil uang itu." Huang Yoon memijit pelipisnya. "Seharusnya berjalan dengan baik, tetapi siapa yang tahu bahwa wanita itu bisa membaca bahasa Jepang dan melihat kontraknya. Sekarang kau hanya bisa naik ke atas untuk mengakui kesalahanmu kepada Tuan muda Oh. Katakan padanya bahwa kau tidak sengaja melakukannya. Tidak ada jalan lain sekarang."
"Itu kesalahan yang sangat serius. Aku mungkin akan dipecat."
"Dipecat lebih baik daripada pergi ke penjara karena penipuan bisnis, kan? Apakah kau tidak mengenal Tuan muda Oh dengan cukup baik? Kita perlu menenangkannya untuk saat ini, dan nanti, kita masing-masing akan mengambil setengah dari uang itu dan meninggalkan negara ini. Itu solusi terbaik," ucap Huang Yoon dengan dingin.
Jiang melempar ponselnya ke lantai dengan wajah gelap.
***
Pukul sebelas pagi, ketika Oh Sehun sedang berbicara dengan Kangin, Jiang tiba-tiba datang ke kantornya dengan panik, "Tuan Muda Oh, aku sudah memeriksa ulang kontraknya. Aku salah menerjemahkan kata itu di Halaman 13. Pengasuhmu benar. Aku tidak pernah berpikir aku akan membuat kesalahan besar. Aku benar-benar minta maaf."
Oh Sehun menundukkan kepalanya untuk melihat arlojinya, lalu mengetuk arloji dengan jarinya sambil mengangkat kepalanya, menatap Jiang dengan sepasang mata dingin. "Empat puluh menit telah berlalu sejak kau meninggalkan ruang rapat," ucapnya. "Apakah kau, seorang penerjemah yang berpengalaman, perlu empat puluh menit penuh untuk menemukan kesalahan kecil itu?"
KAMU SEDANG MEMBACA
MR.ARROGANT [HunHan GS]
RomansNOVEL TERJEMAHAN UPDATE JAM 4 SORE Genre : Adult, Mature, Romance, Slice Of Life Penulis : Leaf Snow, 葉雪 Apa yang akan kau lakukan jika dicintai begitu hebatnya dengan seorang pria yang mempunyai kepedean tingkat Nasional? Jera? Pengen nonjok? Atau...
![MR.ARROGANT [HunHan GS]](https://img.wattpad.com/cover/211192065-64-k700011.jpg)