Pada pukul enam setelah makan malam, Luhan mulai mempersiapkan pertunjukan Natal di ruang dansa dengan beberapa teman sekelasnya.
Setelah latihan pertama, Luhan merasa bahwa penampilan mereka tidak cukup baik.
"Jiyeon, rapmu bagus, tetapi tidak cukup natural, dan kau terlihat sedikit kaku. Dan Kevin, Kau melewatkan dua langkah dansa," ucapnya.
"Maaf, aku akan melakukan lebih baik lain kali." Kevin menggosok rambutnya dengan malu.
"Kenapa kau meminta maaf?" tanya Jiyeon. "Bagian kita adalah bagian yang paling sulit."
"Tapi kalian berdua memainkan dua peran paling penting dalam pertunjukan," Luhan mengingatkannya dengan lembut.
"Kau sendiri yang memilih peran."
"Kau memainkan peran besar, jadi itu pasti akan sedikit sulit. Jika kau masih tetap berlatih dengan sikap seperti itu, aku tidak punya pilihan selain menggantikanmu dengan YaoYao."
"Kau ... Jangan melewati batas." Jiyeon melirik tak suka, "Jangan berpikir kau bisa melakukan apa pun yang kau inginkan karena Profesor Lee yang mengaturmu. Aku sangat dihargai oleh Profesor Lee juga. Hanya nilaiku sedikit lebih rendah dari nilaimu."
"Baiklah, berhenti bertengkar. Kita semua melakukan ini untuk fakultas kita. Jiyeon, Luhan tidak hanya menunjukkan kesalahanmu, dia memberi saran kepada kita semua. Ditambah lagi, dia memiliki mata yang tajam. Dia bisa dengan mudah mengenali kekurangan kita. Tidak seorang pun dari kita yang bisa sebaik dia." Kim Myungsoo dengan ramah mencoba menengahi perselisihan itu.
"Ya, bela saja dia. Semua orang tahu bahwa dia memiliki pacar yang kaya," Jiyeon cemberut.
Melihat situasi menjadi seperti itu, YaoYao buru-buru membawa beberapa minuman dan berkata, "Mari, kita minum dan istirahat!"
"Taehyung, kau membelikan kami minuman lagi. Kau sangat baik. Aku akan membelinya lain kali."
"Tidak apa. Ini tidak mahal." Taehyung melirik Luhan dan memberinya senyum.
Lima menit kemudian, mereka menghabiskan minuman.
Luhan berdiri dan berkata, "Ayo berlatih lagi."
"Tidak bisakah kita istirahat sedikit lebih lama?" Jiyeon memanyunkan bibirnya.
"Jiyeon, mari kita menghormati Luhan," ucap Kim Myungsoo. "Dia masih perlu mempersiapkan pidato pembawa acara."
"Aku akan melakukan dua latihan penuh dengan kalian semua, setelah itu kalian bisa melanjutkan latihan tanpa aku," ucap Luhan.
Setelah latihan, dia perlu menyusun pidato pembawa acara untuk pesta ulang tahun Hyuna.
"Ayo semuanya. Berdiri di posisi masing-masing!" Taehyung berdiri.
Dalam pertunjukan itu, Luhan dan Taehyung adalah pasangan. Mereka tidak akan muncul di banyak bagian, tetapi setiap kali mereka muncul, mereka akan berpegangan tangan.
Saat melakukan rap, tiba-tiba Jiyeon melihat seorang pria tampan melalui jendela.
Cahaya di sekitar jendela redup, tetapi masih terlihat gambaran wajah indah pria tersebut, hidung lurus, dan mata mengkilap yang tampak seperti mata serigala yang bersembunyi di kegelapan.
Jantung Jiyeon seperti berhenti berdetak, dan lidahnya bergetar, jadi dia mengacaukan kalimat rap-nya.
"Jiyeon, kau membuat kesalahan yang lebih buruk daripada yang kau lakukan terakhir kali," Luhan berbalik dan melihat bahwa Jiyeon sedang melihat ke arah jendela.
Sambil mengeluh, Luhan berbalik untuk melirik ke arah jendela. Namun, dia tidak melihat apapun kecuali sebatang pohon di luar sana.
"Apa yang kau lihat?" dia bertanya.
KAMU SEDANG MEMBACA
MR.ARROGANT [HunHan GS]
RomanceNOVEL TERJEMAHAN UPDATE JAM 4 SORE Genre : Adult, Mature, Romance, Slice Of Life Penulis : Leaf Snow, 葉雪 Apa yang akan kau lakukan jika dicintai begitu hebatnya dengan seorang pria yang mempunyai kepedean tingkat Nasional? Jera? Pengen nonjok? Atau...
![MR.ARROGANT [HunHan GS]](https://img.wattpad.com/cover/211192065-64-k700011.jpg)