🏆 Reading List WIA Indonesia Periode 1
Setelah selamat dari ledakan di sebuah laboratorium Kota Moorevale, Chloe Wilder dihantui dengan penglihatan-penglihatan yang tidak bisa dimengertinya.
Dylan Grayson, putra semata wayang dari seorang ilmuwan t...
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
Beberapa hari kemudian, jam makan siang, Dylan duduk di cafeteria bersama Abby dan Sam.
Setelah drama essay Sejarah Amerika beberapa hari lalu, Dylan menjadi lebih hati-hati untuk menggunakan kekuatannya. Kini ia mencatat segala tugas yang diberikan oleh gurunya agar ia tidak perlu mengeluarkan kekuatannya di sekolah.
Apalagi dengan kemungkinan si Stalker Berambut Merah tidak sengaja melihatnya ketika ia menggunakan kekuatan, pemuda itu harus ekstra hati-hati sekarang.
Dylan melirik Abby yang duduk di depannya. Pujaan hatinya itu sedang asyik mengobrol bersama Sam sambil bersenda gurau. Mereka membicarakan kenangan masa kecil, Dylan yang tidak tahu apa-apa tentang itu hanya bisa mendengarkan.
Ketika sedang asyik mencolek kentang gorengnya dengan saus, tanpa sengaja pandangannya bertemu dengan sang stalker yang sedang duduk tidak jauh darinya.
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
"Sam!" panggil Dylan, pemuda itu berpura-pura mengalihkan pandangannya dari sang stalker.
Sam yang merasa terpanggil, menoleh ke arah Dylan, begitu pula dengan Abby.
"Ingat ketika aku cerita padamu bahwa aku memiliki stalker di sekolah ini?" Dylan berbicara pelan.
Abby mengernyit. "You have a stalker? That's creepy."