3-7 | Another Chance

2.7K 540 685
                                        

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.

Waktu berlalu cepat, tak terasa hari sudah semakin larut

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.

Waktu berlalu cepat, tak terasa hari sudah semakin larut. Quentin Ryouta masih berkutat dengan Macbook milik Sean Grayson, sedangkan kedua remaja di depannya menunggu dengan sabar sambil menikmati makan malam.

"Hei, Grayson."

Dylan yang sedang mengunyah spicy wings menoleh ke arah Quentin. "What?"

"Apakah ada seseorang yang mengakses laptop ini selain ayahmu?" tanyanya.

Dylan mengedikkan bahu. "I dunno. Me, probably. Why?"

"Semua data yang ada di sini dipindahkan ke komputer lain melalui sebuah server."

"What? Kapan?" tanya Dylan.

Quentin masih menggerakan jemarinya di atas keyboard. "Di sini tertulis bulan Oktober tahun lalu. Intinya, data itu tidak sepenuhnya dihapus dan hilang, tetapi seseorang memindahkannya."

"Dad sudah tewas saat itu. Kalau begitu, siapa yang memindahkannya?" gumam Dylan.

"Ke mana data itu dipindahkan?" tanya Chloe yang sedang meminum strawberry milkshake.

Quentin menggeleng. "Itu yang sedang kucari tahu. Aku tidak bisa mengetahuinya dengan cara yang biasa kulakukan. Siapa pun yang memindahkan data ini, ia pasti jauh lebih pintar dariku."

"Apakah ayahmu kenal seorang hacker? Atau ayahmu punya musuh yang mencoba mencuri data rahasia Vortex Laboratory?" tanya Chloe pada Dylan.

Dylan mengedikkan bahu. "I dunno. Mengapa juga Dad punya musuh?"

"Karena dia ilmuwan terkemuka dan mungkin mengembangkan sesuatu yang sangat hebat? Sesuatu yang berbahaya jika jatuh ke tangan orang yang salah?" tebak Quentin, "dan sekarang ada kemungkinan data itu sudah jatuh ke tangan yang salah?"

Dylan meneguk saliva. Apakah ia harus memberitahu pemuda itu hal yang sebenarnya? Bahwa Sean mengembangkan sebuah partikel yang membuat waktu tidak lagi berjalan dengan semestinya?

"Ha ha, kau bercanda, itu seperti di film science fiction!" Dylan tertawa canggung.

"Aku dapat lokasinya." Quentin menjentikan jari.

Avenir [REPUBLISH]Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang