3-11 | Bad Guys?

2.7K 514 822
                                        

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.

Masih di tengah hutan, Dylan dan Chloe berdiri berhadapan, dikelilingi oleh butiran Partikel 201X yang bercahaya memenuhi udara sekitar mereka

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.

Masih di tengah hutan, Dylan dan Chloe berdiri berhadapan, dikelilingi oleh butiran Partikel 201X yang bercahaya memenuhi udara sekitar mereka.

"Um, Chloe ... may I ask you something?"

"Ask away!" ucap Chloe cuek, masih terfokus pada kupu-kupu bercahaya yang ada di jarinya.

"Sebenarnya ... aku tidak tahu harus mulai dari mana." Dylan berdeham.

Chloe melirik ke arah pemuda di depannya. "Bukankah biasanya kau banyak bicara?"

"Yeah, sekarang aku tiba-tiba tidak tahu harus berbicara apa. Sungguh menyebalkan!"

Kini, Chloe menaruh seluruh perhatiannya pada Dylan, menunggu pemuda itu berbicara. Karena paham bahwa Chloe sedang menunggunya, Dylan memberanikan diri untuk mengungkapkan apa yang ada di pikirannya.

"Okay, will you--"

Ucapan Dylan terhenti. Tiba-tiba, muncul cahaya menyilaukan dari kejauhan, membuat atensi kedua remaja itu tertuju ke arah perbatasan hutan. Perlahan, butiran cahaya dan bunga di sekitar mereka meredup, pada akhirnya padam. Begitu pula dengan kupu-kupu di jari Chloe. Binatang itu meredup dan terbang meninggalkan mereka.

"Someone's coming," bisik Dylan.

Keduanya melihat sebuah mobil pick-up yang berhenti tepat di depan 1970 Plymouth GTX biru metalik milik Quentin. Ketika kendaraan itu terparkir, lampunya padam. Chloe mengambil pistol Quentin dari saku leather jacket-nya, sedangkan Dylan bersiap dengan senjata terbaik yang ada di tubuhnya, iris matanya kembali bercahaya. Kedua remaja itu berjalan mengendap-endap dengan waspada.

Seorang pria keluar dari dalam mobil, mengenakan jaket jeans lusuh berwarna biru terang dan ripped jeans berwarna hitam. Tubuhnya sedikit berisi, tetapi kedua remaja itu tidak bisa melihat fitur wajahnya dengan jelas karena kegelapan di sekitar. Pria itu berjalan ke arah mobil Quentin.

"Great. Seseorang berusaha mencuri mobil Quentin dan aku tidak tahu cara menggunakan pistol!" gerutu Chloe sambil berbisik.

"Kurasa kita harus berpura-pura bisa menggunakannya." Dylan balas berbisik.

Avenir [REPUBLISH]Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang