3-3 | Blackout

3K 570 1.1K
                                        

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.

Beberapa hari berlalu

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.

Beberapa hari berlalu. Siang hari setelah kelas berakhir, Sam dan Abby berdiam diri di gymnasium, menunggu Dylan yang sedang mengunjungi perpustakaan bersama Chloe. Mereka bertiga berencana untuk menikmati sandwich isi di Stop Burger. Latihan mingguan tim basket sudah selesai sekitar lima belas menit yang lalu, tetapi Sam masih berkutat dengan bola berwarna jingga itu.

Inilah keseharian Dylan sekarang, tidak ada hentinya mencari informasi mengenai Partikel 201X bersama Chloe. Hari ini, mereka mencoba mencari informasi di perpustakaan sekolah.

"I'm bored!" keluh Abby yang sedang duduk di bangku tribun. Gadis itu menopangkan pipinya dengan tangan.

"Dia tidak akan lama, bertahanlah sebentar lagi." Sam berdiri di tengah lapangan dan melakukan shooting. Bola basket yang dilemparnya tepat masuk ke dalam ring. "Kau tidak senang melihat Dylan akur kembali dengan gadis yang bernama Chloe itu?"

"Aku mulai berpikir mereka sedang melakukan pendekatan di belakang kita!" gerutu Abby. "Mengapa Dylan harus mengajak kita ke Stop Burger jika ia sedang berduaan dengan Chloe di perpustakaan? Maksudku, agenda kencannya jadi terkesan terburu-buru, 'kan? Mengapa kita tidak bertemu dengannya saja di lokasi?"

"Mungkin ia ingin numpang naik mobilmu," jawab Sam sambil men-dribble bola, "hemat ongkos."

Abby mendengkus kesal sebagai jawaban.

Pemuda itu kembali melakukan shooting. "Lucu sekali, bukan? Beberapa minggu yang lalu mereka bertengkar dan saling menghindar satu sama lain. Tiba-tiba saja mereka jadi akur seperti sekarang!"

"Tapi mereka cocok sekali!" Gadis pirang itu tersenyum simpul sambil menopang kedua pipinya dengan tangan, kemudian mendesah pelan. "Kira-kira, apa yang sedang mereka lakukan di perpustakaan?"

"Kissing, maybe?" Sam terkekeh.

"On the first date? Oh my God!" Abby tertawa lepas.

Tiba-tiba, Sam melemparkan bola basket ke arah Abby. Dengan sigap gadis itu menangkapnya.

"Tangkapanmu masih bagus." Sam menyeringai. "Ayo berdiri! Aku ingin lihat kemampuan basketmu yang sekarang!"

Abby menyeringai. Gadis berambut pirang sebahu itu beranjak dari bangku tribun, kemudian men-dribble bola menuju tengah lapangan.

Avenir [REPUBLISH]Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang