3-19 | Quentin Ryouta [Part 2]

2.5K 441 755
                                        

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.

Glen Cove Restaurant, Moorevale, USA

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.

Glen Cove Restaurant, Moorevale, USA.
29 Oktober 2019, 08.00 PM.

Tiga bulan setelah insiden ledakan Vortex Laboratory.

Seorang pemuda bersurai cokelat sedang mengisap sebatang Marlboro di salah satu sofa. Ia melirik jam tangan Rolex yang dikenakan di tangan kirinya. Pandangannya menjelajah area interior restoran yang sepi, hanya beberapa meja saja yang terisi. Cahaya temaram di dalam ruangan merefleksikan fitur wajahnya yang tegas. Sudah tiga puluh menit lamanya ia duduk, tetapi seseorang yang ditunggunya belum juga menunjukkan batang hidungnya. Americano di atas mejanya bahkan sudah tidak hangat lagi.

"Di mana si berengsek itu?" gumamnya sambil mengembuskan asap rokok

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.

"Di mana si berengsek itu?" gumamnya sambil mengembuskan asap rokok.

Panjang umur. Seorang pemuda dengan hoodie hitam tiba-tiba duduk di hadapannya tanpa mengucapkan sepatah kata pun.

"There you are!" seru pemuda yang sedang merokok sambil mengulurkan tangannya. "Kau bawa barangnya?"

Si pemuda ber-hoodie mengeluarkan sebuah amplop cokelat dari saku jaketnya, kemudian menyerahkannya pada seseorang di hadapannya. Si penerima amplop membuka kemasan tersebut dengan tidak sabar, kemudian mengeluarkan beberapa foto selfie dan secarik kertas dari dalam sana. Saat itu juga, emosinya kembali tersulut.

Avenir [REPUBLISH]Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang