🏆 Reading List WIA Indonesia Periode 1
Setelah selamat dari ledakan di sebuah laboratorium Kota Moorevale, Chloe Wilder dihantui dengan penglihatan-penglihatan yang tidak bisa dimengertinya.
Dylan Grayson, putra semata wayang dari seorang ilmuwan t...
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
"Jadi, aku pernah menonton sebuah series di televisi," ucap Chloe.
Dylan menoleh ke arah gadis di sampingnya. "Series tentang apa?"
"Ada dua orang remaja yang menyelidiki mayat di sebuah kota kecil. Mereka menelusuri hutan di malam hari. Tiba-tiba, seekor werewolf datang dan menggigit salah satu dari mereka." Chloe menyelesaikan ceritanya.
"Apakah anak yang digigit itu akhirnya mati?"
Chloe menggeleng. "Tidak. Tentu saja ia berubah menjadi werewolf juga!"
Dylan terkekeh. "Poor guy. Ia pasti diasingkan oleh teman-teman sekolahnya."
"Sebenarnya ia merahasiakan identitasnya dan menjadi seekor alpha pada akhirnya. Remaja itu menggigit orang lain lagi dan merekrut werewolf baru untuk bergabung ke dalam kawanannya." Chloe kembali bercerita.
"Menjadi seorang alpha terdengar menyenangkan." Dylan menyeringai.
Chloe memutar bola matanya. "Oh, trust me. Being a werewolf is a curse!"
"Well, kita aman. Sekarang bukan bulan purnama. Tidak ada werewolf yang akan menggigit kita."
"Yeah, tapi serigala sungguhan yang akan menerkam kepalamu," sarkas Chloe.
Pemuda itu terkekeh geli, masih terus berjalan masuk ke dalam hutan. Partikel 201X masih menyelimuti tubuhnya, memberikan penerangan untuk mereka. Sebenarnya, posisi mereka dengan perbatasan hutan hanya berjarak beberapa meter saja, tetapi Chloe selalu merasa khawatir. Ia menengok ke belakang beberapa kali, memastikan tidak ada yang mencuri mobil Quentin.
"Where are we going?" tanya gadis itu.
"Ke sarang werewolf."
"Seriously?"
Dylan terkekeh. "Just kidding, aku hanya ingin tahu apakah tempat ini bisa dipakai untuk latihan atau tidak," ucapnya bohong.
Chloe berhenti berjalan. "Kurasa tempat ini cukup luas untuk dijadikan tempat latihan. Kita tidak bisa pergi lebih jauh lagi, Grayson."