🏆 Reading List WIA Indonesia Periode 1
Setelah selamat dari ledakan di sebuah laboratorium Kota Moorevale, Chloe Wilder dihantui dengan penglihatan-penglihatan yang tidak bisa dimengertinya.
Dylan Grayson, putra semata wayang dari seorang ilmuwan t...
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
Chloe Wilder membuka kedua netranya perlahan. Gadis itu merasakan pening menyerang kepalanya, membuatnya meringis dan memijat pelipis. Dengan sisa tenaga yang ada, ia berusaha untuk duduk tegak.
Gadis itu menoleh ke sekitar, ia berada di mobil sedan klasik yang sedang berhenti, tepatnya di kursi penumpang bagian belakang. Chloe mengingat apa yang terjadi sebelum dirinya tak sadarkan diri. Seharusnya ia sudah berada di kelas Fisika, tetapi seseorang membekapnya di depan toilet wanita.
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
Chloe menoleh ke jendela mobil, ia melihat garis horizon lautan sejauh mata memandang. Gadis itu mengenal tempat ini, jembatan tempat di mana ia berada sekarang merupakan jalan menuju ke pelabuhan. Chloe menduga seseorang membawanya ke sini.
Sepi. Tidak ada seorang pun di jembatan ini.
"Welcome back, Mary Jane."
Chloe menoleh ke bangku pengemudi depan, seorang pemuda duduk di sana. Lalu ia melirik spion mobil dan melihat pantulan sepasang netra cokelat tua yang sedang menatapnya tajam.
"Pardon me If I hurt you. I told you to relax, but you didn't listen," ucap laki-laki misterius itu.
"Who are you?" tanya Chloe.
"You can call me Q," jawabnya. Laki-laki itu menoleh ke arah kursi belakang, tepatnya ke arah Chloe.
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.