3-1 | New Beginning [Part 1]

3K 603 1K
                                        

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.

Dylan kembali ke ruang kerja Sean Grayson untuk menyelidiki partikel yang meradiasi tubuhnya

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.

Dylan kembali ke ruang kerja Sean Grayson untuk menyelidiki partikel yang meradiasi tubuhnya. Kali ini tidak sendirian, pemuda itu mengajak Chloe untuk ikut menjalankan misinya. Kedua remaja itu duduk di atas karpet. Chloe mengeluarkan beberapa kertas dari dalam ranselnya.

"Aku sudah merangkum mimpi-mimpiku yang ada kaitannya denganmu. Mungkin tidak semua, tetapi aku sudah berusaha menuliskan apa yang kuingat," ujar gadis itu.

Pemuda dengan iris cokelat itu melihat-lihat kertas di tangannya, membacanya lembar demi lembar.

"Kau pernah bermimpi tentang kehancuran dunia?" tanyanya.

Chloe mengangguk. "Suasana di sana sangat kacau. Kurasa kita manusia terakhir yang hidup di bumi."

"Why? Karena partikel di tubuh kita?" tanya Dylan.

"Bisa jadi, 'kan?" Chloe mengangkat bahunya. "Saat itu, kau bilang kita dapat menyelamatkan dunia. Apakah kau tahu sesuatu tentang itu?"

Dylan mengernyit dan menggeleng. "Menyelamatkan dunia? Untuk apa? Sejauh ini, NASA tidak memberitakan meteor yang akan menabrak bumi, 'kan?"

"Kiamat tidak hanya disebabkan karena meteor, kau tahu?"

"Itu yang terjadi di era dinosaurus, 'kan?" Dylan terkekeh. "Kurasa kau punya kemampuan untuk melihat masa depan."

Chloe membelalak. "Me? Seriously?"

"Coba pikirkan baik-baik. Partikel 201X dapat membuatku mengontrol waktu dari sebuah benda yang kusentuh. Apakah partikel itu juga dapat membuatmu mengontrol waktu dari penglihatanmu?"

"Oh, no, no no. That's creepy! Kalau aku sungguhan bisa melihat masa depan, itu artinya kiamat akan terjadi dalam waktu dekat, 'kan?" Gadis itu merasakan bulu kuduknya merinding hanya dengan membayangkan hal tersebut. "Mungkin saja itu sebuah pertanda."

"We have dope superpower! Kau bisa melihat masa depan, sedangkan aku dapat mengontrol waktu sebuah benda!" seru Dylan.

Chloe memijat pelipisnya. "Seriously, Grayson? Apakah kita harus senang ketika kiamat akan segera terjadi?"

Avenir [REPUBLISH]Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang