2-8 | Amelia Langford

3.1K 616 1.1K
                                        

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.

Sepulang sekolah, Dylan dan Abby duduk di bangku tribun gymnasium untuk menonton tryout tim basket

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.

Sepulang sekolah, Dylan dan Abby duduk di bangku tribun gymnasium untuk menonton tryout tim basket. Samuel Pierce yang berpakaian seragam olahraga lengkap, akan mengikuti prosedur tersebut. Jika ia lolos, maka pemuda itu akan menjadi salah satu pemain inti dalam tim.

Sam kini berdiri di hadapan Dylan dan Abby dengan wajah yang cukup tegang.

"Hey, you got this, okay?" Abby memberinya semangat.

"Yeah! Ingat ketika kita saling berlatih di kelas olahraga? Teknik dribble dan lay up-mu lumayan!" Dylan mengangguk sambil tersenyum.

"Dan jangan lupakan kami jika kau sudah menjadi bintang sekolah!" sambung Abby.

Sam tertawa kecil. "Aku tidak akan melakukan itu pada kalian! You two are my friend!"

"Friends, huh?" Abby menyeringai.

"Of course!" Sam terseyum lebar dan merunduk untuk memeluk kedua temannya. "Thank you, guys. Thank you!"

Dylan tersenyum lebar, ia balas memeluk Sam. Sedangkan Abby, ia mengerjap ketika pemuda berkulit eksotis itu tiba-tiba memeluknya, semburat merah muncul di kedua pipinya. Perlahan, senyumnya mengembang, gadis itu balas memeluk Sam dan bersandar di bahu pemuda itu.

Setelah berpelukan selama beberapa saat, Sam mendengar bunyi peluit dari arah lapangan, menandakan bahwa tryout akan dimulai. Pemuda itu melepas pelukannya, mengulas senyum ketika ia bergantian melirik kedua sahabatnya.

"Coach Harrington sudah meniup peluitnya. Good luck, Buddy!" ucap Dylan.

"Jangan pergi ke Stop Burger tanpaku, okay? Tunggu hingga tryout selesai!" ujar Sam, ia berbalik dan berlari kecil menuruni tangga menuju ke arah lapangan.

"Good luck!" Abby berteriak.

Sam mengacungkan kedua jempolnya tinggi-tinggi, pemuda itu masih berlari kecil ke arah lapangan.

Atensi Abby dan Dylan terfokus pada murid-murid yang sedang melakukan tryout. Sayangnya, Sam mendapat giliran beberapa nomor paling terakhir karena ia adalah murid tingkat pertama dan namanya diawali dengan huruf S.

Avenir [REPUBLISH]Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang