[ROMANCE] [BAKU] [CAR-DOMN]
Huening Kai, pria manis yang dingin dengan dandanan seadanya. Membuatnya ditindas oleh Choi Soobin yang Notabennya adalah most wanted school di sekolah elite tersebut.
Hingga suatu hari, Kai menghilang tanpa ada kabar...
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
»->✧༺🖤༻✧<-«
LANGKAH yang kian terasa memberat karena sebuah rasa penasaran yang tinggi membuat Soobin akhirnya mau tak mau melongok kearah jendela, tepat dimana kelas sebelas A melangsungkan kegiatan pembelajarannya. Kelas yang disinggahi oleh sosok manis berwajah datar yang acap kali memenuhi pikiran Soobin itu kian makin ramai karena siswa berdatangan ke kelas. Namun saat melihat Soobin dengan tatapan dinginnya dijendela mereka langsung mengurungkan niatnya dan kembali keluar, menghindar dari masalah besar yang kapan saja akan datang ke mereka bila berurusan dengan Namja arogan yang sangat dikagumi sekaligus disegani oleh para manusia.
"Sedang apa dia?" gumam Soobin tanpa sadar saat maniknya menatap Kai yang sedang menatap kosong kearah mejanya tanpa melakukan sedikitpun pekerjaan selain duduk dan menatap mejanya.
"Eh?! Apa yang kupikirkan, masa bodoh. Aku akan menemuinya nanti," ujar Soobin kemudian melenggangkan kakinya pergi dari sana.
Beberapa pasang mata menatapnya bingung, tumben sekali pemuda bermarga Choi itu datang ke kelas sebelas. Namun, pemikiran mereka berubah saat melihat Kai yang berada dikelas mereka. Kai adalah pria yang paling sering Soobin tindas untuk saat ini.
Sudah sebulan semenjak kejadian di Rooftop itu. Dan hidup Kai makin berantakan kala Soobin selalu menindas dan membully nya entah apa sebabnya. Kai bertanya kepada Soobin, apa alasan pemuda itu membully nya. Tapi Soobin selalu menjawab 'bukan urusanmu' dengan nada dingin yang menusuk telinga kala mendengarnya.
Bahkan perlakuan fisik yang begitu kasar selalu ia dapat bila Soobin tak sengaja berpapasan dengannya. Kai akan selalu menatap manik Soobin namun sesaat setelahnya pemuda jangkung itu akan melakukan penindasan terhadapnya entah bentuk fisik maupun verbal.
Sakit? Tentu saja, Kai bahkan tak tahu alasan yang jelas mengapa Soobin selalu membully nya. Tetapi kejadian di Rooftop itu menjelaskan semuanya.
Soobin sangat muak melihatnya, apalagi ekspresinya yang selalu saja datar dan mengatainya 'sok dingin'. Tetapi mau bagaimana lagi. Ekspresinya memang seperti ini semenjak kejadian yang sangat menyakitkan dan berat menimpa dirinya.
Apakah perlu ku ceritakan kejadian apa itu?.
Aku pasti menceritakannya, tapi bukan pada saat ini.
⋇⋆✦⋆⋇
"Jun! Apakah kau melihat Soobin? Dia tidak ada di kelasnya."
"Kau saja yang sekelas tidak melihatnya apalagi aku, dasar bodoh!"
"Aishh! Benar-benar! Handphoneku yang malang bersamanya, kalau bukan teman pastikan kubunuh pria arogan itu," geramnya sedikit marah lalu wajahnya ia buang kearah Yeonjun yang tengah menatapnya iba.