tujuh

11.1K 897 43
                                        









= Selamat Membaca =

***********************











"Tumben sih diem terus??"

"Gpp"

"Gapapa nya indira"

Gracia menatap penuh tanya kepada shani. dari sepulang sekolah tadi gadis itu diam seribu bahasa. Jika gracia tidak bertanya maka gadis itu tak akan mengeluarkan suaranya.

Shani dan gracia kini sedang duduk di sofa, menonton kartun spongebob kesukaan gracia.

Merasa ada yang tidak beres gracia menarik dagu shani agar menatap ke arah nya.

"Shanshine.. kamu kenapa hmm??"

"Kamu gak bosen sama aku terus??"
Tanya shani

Gracia mengangkat sebelah alisnya "kamu bosen sama aku??" Tanya nya balik

Shani menggeleng "aku cuma takut kamu bosan sama aku"

Gracia mulai bisa menebak arah pembicaraan shani 
"Aku gak pernah, dan gak akan pernah bosan sama kamu"

"Kamu tau kan, gak cuma satu cowok yang berusaha deketin kamu? Bahkan baru aja tadi siang ada yang berani terang2an lagi buat kenalan sama kamu"
Gracia mengangguk

"Kamu tumben bahas mereka yang deketin aku? Biasa cuek-cuek aja. Kenapa sih?"

Shani menghela nafas nya, digenggam nya kedua tangan gracia. "Aku cuma takut kalo aku terlalu membatasi pertemanan kamu, kamu punya hak berteman sama siapa aja, deket sama siapa aja"

"Aku tidak butuh siapapun di dunia ini selain kamu shani, asal sama kamu aku akan baik2 saja"

"Sekalipun aku bukan orang kaya? Dan masih banyak kurang nya??"

Gracia tersenyum "selama sama kamu, makan ind*mie tiap hari pun aku bakal selalu sehat shani, materi bukan satu2 nya sumber kebahagiaan, dan sumber bahagia aku cuma kamu"

"Kamu inget saat pertama kali kamu janji sama aku buat gak ninggalin aku??" Tanya gracia 

Fikiran shani melayang jauh...


-Flashback On-




Shani melajukan motor kesayangan nya dengan kecepatan di atas rata-rata. Jalanan sudah mulai sepi karena saat ini hampir tengah malam.
Dengan pencahayaan yang minim dan kondisi jalan yang banyak tikungan.
Membuat shani harus ekstra hati-hati.

Shani tersenyum melihat tikungan terakhir di jalan menuju kosan nya ini. alasan dia berkendara di atas rata-rata adalah karena shani sudah ingin merebahkan tubuhnya dikasur, kegiatan nya padat sekali hari ini.

Ckiiiiittt... ..

Shani menarik tuas rem tangan kiri dan kanan nya sekaligus, ketika melihat seorang gadis dengan santai nya menyebrang tanpa melihat kanan maupun kirinya.

Gadis itu bahkan diam tak bergeming sama sekali, bahkan saat ban motor depan shani hampir mencium paha gadis tersebut. Entah karena kaget atau apa.

Bucin Nya Gracia (END)Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang