20 || Rumah sakit

4.4K 273 4
                                        

******

AKU RASA KALIAN TAU CARANYA MENGHARGAI SEORANG PENULIS😁☺️

Vote dan jangan lupa follow ya').

********

  UGD.

   Lampu ruangan itu berwarna merah, menandakan bahwa pasien yang tengah di tangani sedang dalam kondisi parah dan gawat.
Ismi nampak cemas sambil mondar-mandir di depan ruang UGD menunggu sambil berdoa untuk keselamatan putrinya.

Tak ada hentinya ismi menunggu sambil sesekali mengintip dari jendela luar keadaan Keysa yang sedang di tangani oleh beberapa tim medis,
Walau sudah pukul 12 malam, ismi tetap membawa Keysa ke rumah sakit karena insiden Keysa pingsan di dapur tadi.

Teett!

Selang beberapa waktu, akhirnya lampu ruang UGD berubah menjadi hijau, menandakan bahwa pasien sudah dalam penanganan dan kondisinya sudah stabil.
Ismi bernafas lega sambil mengucapkan syukur.

Dari ruang UGD keluarlah dokter pria paruh baya menghampiri ismi, "anda keluarga pasien?"

"Ya, saya orangtuanya"

"Baik, begini bu. Kondisi anak ibu sangat lemah, tubuhnya sangat kekurangan energi dan cairan, anak ibu mengalami anemia dan gejala tyfus, saya khawatir jika kejadian ini akan terulang kembali jika dia tidak dapat perawatan, maka dari itu anak ibu harus di opname untuk beberapa hari kedepan" ucap dokter itu menjelaskan dengan rinci.

"Baik dok, Terimakasih"

Dokter itu tersenyum tulus ke arah ismi, "sama-sama, kalau begitu saya permisi"

Kemudian dengan segera ismi masuk ke dalam ruang UGD ingin melihat keadaan Keysa saat ini.
Gadis cantik itu tengah berbaring lemah di atas ranjang rumah sakit, terdapat beberapa alat bantu pernafasan dan infusan yang melekat di tubuhnya.

Ismi duduk di kursi sebelah ranjang rumah sakit, ismi mengelus puncak kepala Keysa.

"Permisi bu, pasien akan di pindahkan ke ruang rawat" ucap salah satu perawat di rumah sakit ini yang tiba-tiba datang.

Setelah menyetujui ucapan perawat itu, ranjang Keysa di beserta Keysa di pindahkan ke ruang rawat.

******

Ruang cempaka nomor 14

Matahari sudah terbit, menerobos masuk ke sela-sela hordeng kamar rawat itu, gadis cantik berwajah pucat membuka kelopak matanya perlahan kala sinar matahari itu menembus kelopak matanya.
Keysa tersadar, ia tidak ingat apa-apa tentang kejadian semalam, seingatnya, ia hanya terjatuh dan pingsan di dapur semalam, sampai ia tersadar dan sudah berada di rumah sakit.

Keysa melirik ke arah mamahnya yang tengah tertidur sambil duduk di kursi samping ranjangnya, Keysa tersenyum.

"Mah.." panggil Keysa pelan sambil mengelus tangan mamanya yang sedang tertidur itu.

Ismi membuka matanya yang terdapat kantung panda itu karena bergadang semalaman untuk menjaga dan menemani Keysa.

"Eh, kamu udah bangun"

Keysa memanggukan kepalanya sambil tersenyum.

"Kok Keysa bisa ada di rumah sakit?" Tanya Keysa bingung

"Tadi malem, kamu pingsan di dapur"

Setelah mendapatkan penjelasan itu Keysa baru ingat bahwa semalam ia sempat mengambil minum dan pingsan di dapur.

SLS [1] My ice boy Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang