Sendra POV
Sepulang kerja aku langsung menuju rumah dinas sampai didepan rumah aku merasa ada yang aneh aku menghiraukan itu dan membuka pintu, saat pintu ku buka betapa terkejutnya aku melihat semua barang didalam rumah sudah tidak ada, tiba-tiba ponselku berbunyi menandakan ada panggilan masuk, dan benar tertera nama istriku.
" Hallo dek Assalamualaikum...ada apa?" Tanya ku.
" Waalaikumsalam, Kak....semua barang udah aku bawa kerumah baru, dirumah dinas tinggal jemuran yang ada dibelakang kalok kakak pulang kerumah dinas kakak angkat terus bawa kerumah sini" ucap istriku panjang lebar.
"Iya ini kakak di rumnas, kakak kaget didalam rumah kosong. Sama siapa bawa sisa barangnya? " tanya ku memestikan.
"Tadi sama anak kos.... sini juga udah rapi kok... " ucap istriku.
"Ya udah kakak beres-beras dulu setelah itu tak kesana. Oh ya anak-anak di rumah ibu? Ucap ku memastikan keadaan malaikat kecilku.
" Iya soalnya di rumah tadi berantakan" jawabnya.
"Yaudah Assalamualaikum " salam ku menutup telfon
"Iya waalaikumsalam "
Setelah mematikan telfon langsung aku mencari kantong plastik bersih untuk membereskan jemuran istriku.
Saat membereskan tiba-tiba ada anak buah melihat dari luar pagar.
"Sore kapten" sapa dia
"Iya sore....pulang jaga?" Tanya ku
"Iya kapten....kemana istri kom kapten yang beresin?" Tanya dia
"Dirumah baru....tadi pindahan terus jemurannya belum kering ditinggal " jelas ku.
"Lha kapten pindah rumah....kan Udah enak dapet rumnas" Ucap dia
"Iya enak.. tapi kasihan sama anak. Kalok udah besar pasti pada minta kamar sendiri-sendiri, apa lagi 3 repot pastinya kalok di rumnas" jelas ku
"Oalah gitu kapten.... wis kapten joss bener ya.... sekali tanem langsung dapet tiga buah yang ganteng sama cantik lagi " canda dia
"Bisa aja kamu.... ya nunggu nya juga lama " ucapku.
"Iya juga.... buah kesabaran itu.... titipan berharga.... kalok gitu saya permisi kapten" ucap dia berpamitan.
Semua sudah selesai aku langsung berangkat ke rumah, jarak rumah baru dengan rumnas tidak jauh hanya 3 km.
Saat sampai didepan rumah aku melihat seorang satpam duduk di kursi pos.
" Sore pak...." ucapku.
" Sore Pak Sendra...." jawab satpam dengan ramah.
"Iya...." jawabku sambil jalan kedalam rumah, aku merasa heran dengan satpam itu aku tidak kenal dia namun dia tau nama aku,ah sudahlah nanti tanya istri.
Aku masuk kedalam dan benar kata istriku ditelpon tadi bahwa semua sudah beres aku coba panggil istriku.
"Assalamualaikum Dek.....Eza... ini cucianya taroh mana?" Ucapku agak teriak.
"Waalaikumsalam... iya kak adek di dapur" aku berjalan kearah dapur ternyata di dapur ada 6 anak kos cowok sedang duduk di meja makan menyantap mie pasta .
"Sore pak..... pulang dinas pak. Sini pak gabung" ucap dalah satu anak kos
"Iya.... kalian lanjutin makannya nanti selesai temui di depan ya? Ucapku seperti itu berniat memberi hadiah.
Saat di ruang tamu susu tanya tentang satpam di depan
"Honey.... satpam didepan itu, satpam komplek?" Tanya ku
"Bukan kak.... itu satpam rumah sini.... namanya pak Parji baru 1 minggu kerja." Jawab istriku.
"O gitu...." tak begitu lama 6 anak kos tadi datang ke depan,
"Buk sudah tak cuci piringnya.... kita balik ke kos ya buk" pamit mereka.
"Bentar.... ini ada sesuatu buat kalian. Soalnya udah bantu istri saya " ucapku sambil memberi 6 lembar uang Rp. 50.000
"Makasih pak.... kami balik kekos " pamit mereka ber 6.
******_____*******
Setelah semuanya beres aku dan Eza berangkat kerumah ayah untuk mengambil anak-anak dan langsung menuju rumah sakit buat vaksin.
"Dek ayo berangkat, entar telat lo" ucapku
"Iya bentar...." jawab istriku sambil membawa tas bayi
"Pak pamit riyen...." ucapku kepada pak satpam.
"Inggih pak atos-atos teng dalan pak" ucapnya.
Keluar dari pintu garasi langsung aku mengarahkan mobil kerumah ayah. Saat dijalan aku ingat jika ayah meminta tolong untuk membayar tagihan air di rumah aku bilang ke istriku.
" Dek mampir ke ATM dulu ya, maubayar tagihan air" ucapku.
"Bukanya sudah kemarin kak" ucap istriku
"Itu tagihannya rumah ayah, soalnya Sari repot" jawabku
"Oke" jawabnya.
🌼🌼🌼🌷🌷🌻🌻🌻⚘⚘🌱🌱🌱
Eza POV
KAMU SEDANG MEMBACA
My boyfriend is Militer 2
RomanceSebuah rumah tangga pasti ada saja masalah yang menerpa. Semakin tinggi pohon maka semakin kencang pula angin yang menerpanya. Rumah tangga itu bisa dibilang sakinah mawadah warohmah itu bisa melewati semua ujian yang di berikan oleh Allah... Jik...
