Kami telah memperbarui Pedoman Konten kami.
Tinjau pedoman terbaru untuk terus berbagi cerita dengan aman.

Siapa Eza Sebenarnya.....? 2

783 39 4
                                        

Author POV

Pagi ini semua anggota keluarga Eza sedang sarapan dengan makanan seadanya, tiba-tiba papa Fahmi bertanya kepada Sendra
"Oh ya Sendra, ayah kamu gimana kabarnya? Setelah pensiun mau bikin usaha atau yang lain?" Tanya papa Fahmi
"Alhamdulillah baik pa... Saat ini masih kelola sawah sama ladang peninggalan mbah kakung, niatnya ladang yang dekat jalan itu mau di buat taman Edukasi atau perternakan mini buat hiburan tapi masih ada kendalanya." Jawab Sendra.
"Apa kendalanya Sendra?" Tanya Opa
" Kendala menyurus surat-surat izin, ini masih proses" jawab Sendra,
"Fahmi buat kerjasama biar ada tabungan, buat apa punya pemikiran tapi gak dijalan kan" ucap Opa
"Iya dad... Cuma sudah ada atau belum yang berkerja sama dengan ayahnya Sendra, takutnya sudah ada kerjasama dengan orang" ujar papa Fahmi
"Ya kamu menanam modal kan bisa atau itu peliharaannya Candy di sumbangkan kan banyak itu ada kura-kura, iguana, kelinci, sama burung kecil-kecil itu. Opa lihat di rumahnya Candy ada banyak peliharaannya " ucap Opa
"Iya dad" jawab papa Fahmi
Tak begitu lama ayah dan ibunya Sendra datang.
"Assalamualaikum.... Sendra" suara salam dari luar
"Walaikumsalam...." ucap Sendra sambil berjalan kedepan dan saat membuka pintu ternyata orang tuanya.
"Le....iki iwak gurami" ucap ayah
"Iya masuk pak, bu" ucap Sendra menyuruh orang tuanya masuk kedalam rumah, saat sampai didalam ibunya Sendra kaget melihat orang tuanya Eza sedang sarapan.
"Assalamualaikum bu....selamat pagi" ucap mamanya Eza
"Waalaikumsalam....lho bapak sama ibu kapan datangnya?" tanya ibunya Sendra.
"Tadi malam bu, mari sarapan sekalian " Ajak mamanya Eza.
"Terimakasih bu, baru saja sarapan sama ayah nya Sendra, kesini tadi mau nganterin ikan buat kembar" ucap ibunya Eza
"Punya kolam ikan pak Anjar? " tanya papa Fahmi.
"Hanya kolam kecil pak... buat hiburan saja" jawab ayahnya Sendra
"Oh ya pak.... Sendra tadi bilang kalok Anda mau buat taman edukasi, apa benar? " tanya papa Fahmi.
"Aduh pak.... masih rencana saja, belum ngomong sama saudara " jawab ayahnya Sendra.
"Kalok jadi buat taman edukasi, niatan saya mau sumbangkan hewan peliharaannya Candy" ucap papa Fahmi.
"Iya...pak " jawab Ayahnya Sendra.
Setelah selesai sarapan Opa menyuruh papa Fahmi untuk mengumpulkan Eza Sendra dan orang tua Sendra, saat semua sudah kumpul diruang tengah Opa bilang.
"Eza, Sendra dan bapak ibu, saya kesini pertama berniat untuk menengok si kembar, sekalian ingin menyaksikan anak saya Fahmi memberikan wasiat atau hak Eza sebagai anaknya, bukan maksud saya sombong atau apa,bapak dan ibunya Sendra disini juga sebagai saksi, sudah Fahmi kamu bilang dan jelaskan" ucap opa.
"Baik pertama, Eza,Sendra dan semaunya. 3 minggu yang lalu papa di telfon sama opa disuruh ke Singapura bertiga dengan om Fachri dan Om Budi. Yang pertama berangkat kesana om Budi, sedangkan papa dan Om Fachri berangkat 2 setelah keberangkatan om Budi. Singkat cerita Opa membagi hak waris anak-anaknya agar opa tak punya beban. Opa memiliki 3 saham perusahaan Crictian Group dan  3 sahan di rumah sakit ternama dari kakek buyut, dan 1 lembaga pendidikan yang opa punya sendiri. Opa sudah berjanji lembaga pendidikan itu akan di berikan kepada cucu pertamanya opa, dan cucu pertama opa adalah kakak kamu jadi dia dapat full 1 lembaga itu.
Terus 6 saham itu di bagi ke 3 anaknya, papa mendapatkan 1 saham perusahan dan 1 saham di rumah sakit, anak-anak papa sudah besar semua dan semua pewaris, jadi papa langsung memberikan hak papa kepada kamu dan adek-adek mu, kamu mendapatkan 1 saham full rumah sakit dan 1 saham perusahaan papa berikan ke Kristi dan Candy" ucap papa dengan nada hati-hati
"Bentar pa.... Esa dapet full saman rumah sakit, tapi Kristi sama Candy bagi dua?" Tanya Eza.
"Gini Za... kalian 4 dulu mendirikan sebuah usaha yang bergerak dibidang event organization...? Niat papa sama mama bagian kamu di usaha itu kamu tuker dengan bagian Kristi di saham rumah sakit. Biar gak ada masalah di kemudian hari, gimana Eza setuju dengan niat papa?" Jelas mama
"Eza setuju aja ma..." jawab Eza.
"Alhamdulilah..... kalok gitu kamu tandatangan surat jual belinya, Sendra kamu sebagai sanksi dari pihak Eza" ucap papa Fahmi
"Baik pa..." jawab Sendra.
Setelah semuanya selesai Sendra berpamitan untuk berangkat kerja.

                ******______*****

Selesai makan malam Sendra duduk di taman depan rumah sambil minum teh jahe, tiba - tiba Opa datang menghampiri Sendra, mengajaknya untuk keliling kota Magelang pada malam hari,
"Sendra.... kamu ada acara habis ini?" Tanya Opa.
"Insaallah tidak ada Opa, memangnya Opa mau kemana?" Tanya Sendra.
"Saya pengen keliling, lihat jalanan Magelang saat malam hari" ucap Opa
"Oh mari Opa, saya antar sekalian menginap di rumah kakek saya" ucap Sendra.
"Ya saya bilang Fahmi sama Ana biar dia ikut." Ucap Opa kemudian masuk kedalam rumah menemui anaknya.
"Fahmi ayo keluar, saya sudah bilang Sendra buat mengantar keliling sini" ucap Opa.
"Oke baik, Fahmi sama Ana biar siap-siap " ucap papa Fahmi.
Sedangkan Sendra pergi menemui istrinya, dan bilang kalok Opa minta keliling
"Adek....kamu dimana? Tanya Sendra
"Iya adek didalam kamar " jawab Eza
"Ini Opa tadi minta keluar keliling " ucap Sendra.
"Kakak gak ada tugas kan? " tanya Eza.
"Insyaallah, free....." ucap Sendra.
"Yaudah ayo berangkat " jawabEza
Akhir semuanya ikut untuk pergi dan berencana untuk pergi ke Yogya sekalian menginap dirumah peninggalan orang tua ibunya Sendra.
"Dek....kita nginap di rumah eyang kakung aja, kakak udah pamit tadi sama ibu, tapi kita mampir rumah dulu buat ambil kunci rumah" ucap Sendra sambil mengemudi
"Iya gak papa, Opa kita mampir rumah orang tuanya kak Sendra  dulu buat ambil kunci, gak papa kan?" Tanya Eza.
"Iya gak papa, Opa juga mau lihat rumah orang tuanya Sendra " ucap Opa.
Selama di perjalanan Eza memberitahu tempat-tempat yang kita lewati, dan tak terasa mareka sudah sampai dirumah orang tuanya Sendra, ternyata ibu dan ayah sudah menunggu diteras rumah, Sendrapun turun dan mengambil kunci yang di bawa ayahnya. Sendra tidak lama disana, setelah menerima kunci Sendra langsung balik kemobil dan melanjutkan perjalanan menuju Jogja.
Saat di perjalanan tiba-tiba ponsel Sendra berbunyi menandakan ada panggilan masuk.
"Dek tolong kamu lihat siap yang telpon" suruh Sendra.
"Bentar" jawab Eza langsung mengambil ponsel Sendra yang ada di tasnya
Saat dilihat tenyata Kapten Wira yang menghubunginya, Sendra langsung meminggirkan mobilnya dan menerima panggilan itu.
"Siap.....Selamat malam Kapten, ada apa Kapten menghubungi saya? " tanya suaminya di telfon.
"Siap selamat malan Kapten Edi, maaf jika mengganggu saya hanya memberi kabar bahwa lusa ada panggilan dari pimpinan kepada anda untuk promosi yang Anda dapatkan" ucap kapten Wira.
"Siap laksanakan.....saya akan menemuinya, terimakasih atas infonya" jawab Sendra.
"Kalau begitu selamat malam" pamit kapten Wira
"Baik selamat malam " tutup  Sendra.
Eza langsung bertanya kepada suaminya tentang panggilan dari kapten Wira.
"Ada tugas kak?" Tanya Eza.
"Gak, itu lusa ada rapat sama pimpinan, yaudah kita lanjut aja " ucap Sendra.
Setelah itu Sendra menyalakan mobilnya dan kembali kejalan untuk melanjutkan perjalanan.

Segini aja ya reader......
maaf cuma dikit dan update nya lama
soalnya hp aku lagi eror keyboard nya.
Thanks udah vote dan comment
jangan lupa vote yang banyak

My boyfriend is Militer 2Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang