menemukan cinta baru

13 5 0
                                        

"Surat itu dari candra, dia kasih surat itu sebelum dia pergi. Pas aku jemput kamu pagi-pagi. Dia udah gakuat, jadi aku tulisim dia yang berucap. Kata dia kasih surat ini pas kelulusan, jadi aku simpan ini sampai sekarang. Can, gw udah nepatin janji lo yang pertama ya." jelas rey.

Akupun menangis membaca surat dari candra. Maafkan aku candra.

"Janji pertama?" tanyaku sesegukan.

"Iya. Udaj ya jangan nangis, kata candra kamu udah gaboleh nangis lagi. Kecuali itu nangis bahagia." ucap rey mengusap kepalaku, sejak aku dan rey dekat ia tak pernah lagi bermain game dan hanya memerhatikanku.

"Janji pertama selesai. janji kedua aku harus buat kamu bahagia seumur hidupmu. Kamu mau ngga jadi pendamping hidupku?" tawar rey yang membuatku kaget.

"Apa itu salahsatu janji candra?"

"50% janji candra dan 50% lagi perasaanku sebenarnya. Maaf ya candra, sejak aku selalu dekat dan selalu bersama dengan nasiela. Aku menyayanginya, aku nyaman dengannya, can aku meminta maaf atas keegoisanku. Tapi aku janji akan selalu menyayangi nasiela seperti yang kamu inginkan." jelas rey membuatku terharu dan jujur aku juga merasa nyaman didekat rey, aku mulai menyayanginya.

"Iya rey aku mau dampingin kamu. Tapi tenang ya can, aku juga masih menyayangimu. Bolehkan rey?" tanyaku saat rey memegang tanganku.

"Boleh sayang..." jawabnya. Saat itu aku dan rey menjalin hubungan.

Setelah lulus SMA aku dan rey lanjut ke kuliah yang sama tapi dengan jurusan yang berbeda, aku dengan jurusan tata bogaku dan rey managemen nya. Setiap hari aku dan rey selalu bersama, kemanapun aku pergi selalu ditemaninya. Bahkan saat salah datu dari keduanya sedang ada kelas, akan menunggu sampai kelas tersebut selesai.

(Mungkin tuhan menciptakan candra dalam bentuk rey. Terimakasih tuhan.)

Candrawinata [COMPLETED]Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang