Lina duduk membelakangi pemilik sekolahan yang baru saja datang.
Disini hanya ada Lina berserta guru-guru saja.Salsa dan yang lainnya pergi ke ruang club.
"Dimana penyusupnya?"Tanya pemilik sekolah
"Dia"Tunjuk kepala sekolah
"Hey!Siapa yang memberitahumu ruangan ini?!"Tanya pemilik sekolah.Lina berbalik badan mengahadap pemilik sekolah membuat ia terkejud.
"Tidak ada"Jawab Lina
"N-nona?"Deka terkejud bahwa Lina ada disini.Deka belum mengetahui bahwa Lina sudah pindah kesekolah ini.
Lina mengedipkan matanya sekilas membuat deka paham Yang dimaksud Lina.
"Siapa yang memberitahumu Ruangan ini?!"Deka berpura-pura membentak Lina.
"Saya sudah mengatakan bahwa tidak ada yang memberitahu saya"Ujar Lina datar.
"Saya tidak pandai berakting nona"Ujar Deka membuat semuanya menatap deka terkejud.
"Kau ini.Selalu saja membuatku kesal"Ujar Lina berjalan mengunci ruangan club agar tidak ada yang bisa melihat ataupun mendengar karna Lina menyalakan perendam suara agar tidak ada yang mendengar
"Nona?"Tanya kepala sekolah tidak paham
"Ya,Lina adalah pemilik sekolah yang sebenarnya"Semuanya terkejud mendengar pernyataan yang deka berikan,Sedangkan Lina hanya melipat tangan didepan dada saja.
"Apa maksudnya?"Tanya pak Rojak
"Huft.Saya hanya orang kepercayaan Lina.Pemilik asli sekolahan ini adalah Lina.Lina adalah pemilik asli dari sekolahan ini!"Ujar Deka kesal
"Ya,Saya adalah pemilik asli sekolahan ini.Sekarang Kalian semua sudah tahu bukan?Kalian tutup mulut supaya tidak tersebar bahwa saya adalah pemilik sekolahan ini!Dan untuk kalian semua khususnya buat anda!"Tunjuk Lina ke arah pak Rojak,membuatnya menunduk takut"Jika ada murid bersalah jangan beri hukuman berat-berat Mengerti?!!"Bentak Lina membuat mereka semua mengangguk paham.
"Saya harus pergi sekarang nona"Pamit deka
"Silakan"
"Permisi"Ujar deka lalu pergi dan sekarang hanya tatapan-tatapan saja yang Lina Lihat,Tidak ada yang berani membuka suara.
"Silakan makan dan tutup mulut!"Ujar Lina lalu pergi menuju ruang club.
Lina menghampiri Ruangan tersebut dan langsung menuju bar dimana salsa berada.
"Lo ngapain tadi?"Tanya salsa kepo
"Kayaknya tingkat kekepoan lo makin ningkat deh sa"Ujar Lina lalu memesan minuman kepada pelayan
Kringg..Kringggg...
Bel berbunyi diruangan club membuat LionKing terpaksa turun karna perintah Lina
Para guru masih berada di Restoran menunggu Lina dan yang lainnya jalan duluan
Anggota LionKing hanya mengerutkan kening bingung dan saling memikir satu sama lain,Kenapa guru-guru dan kepala sekolah saling menundukan kepalanya seperti takut atau hormat?
Mereka hanya bisa saling menebak apa yang terjadi tanpa berani menanyakan yang sebenarnya.
Lagi pula percuma jika bertanya sekarang,Pasti Lina akan menjawab "belom saatnya lo tau".
Ngeselin emang,Tapi mau bagaimana lagi?Sekali Lina bilang tidak ya tidak.Jika membantah maka akan dipastikan detik itu juga ia akan tinggal nama.
Kejam.Tapi itu kenyataan.
"Oke karna traktiran udah selesai,Sekarang balik kekelas masing-masing"Ujar Lina Lalu dipatuhi oleh semuanya.
Lina dan beberapa anggotanya pun memasuki kelasnya dan mengikuti kegiatan belajar walaupun malas,Tidak mendengarkan,dan malah tidur,Yang terpenting ia hadir disekolah dan masuk kelas.
"LINA!Aarghh..Lep-lepas..Kannhrnn"Lina terlonjak kaget membuat ia reflek mencekik leher guru yang sedang dihadapannya.
Siswa perempuan terkejud atas perilaku Lina dan saling teriak histeris membuat Lina merasakan sakit dikupingnya lalu melepaskan cekikannya dan lanjut menidurkan diri.
Sedangkan guru tadi masih merasakan sakit dilehernya dan mengatur nafas serta detak jantungnya.
Wajahnya pucat pasi membuat siswa perempuan masih terkejud melihat hal tadi.
"LO SEMUA BISA DIEM GA!!GUE CAPE!!LO KALO NGAJAR-NGAJAR AJA JANGAN BANGUNIN GUE KALO BELOM BELL BALIK!!!"Bentak Lina membuat mereka semua bungkam,Sedangkan salsa dan anggota lainnya saling diam dan mengerti bahwa mood gadis itu sedang tidak baik saat ini.
Lina melanjutkan akfivitas tidurnya dan guru tersebut pergi untuk menenangkan diri.
Kelas redup-redup mulai terdengar suara bising lagi walau tidak terlalu berisik tetapi itu cukup membuat Lina mulai terganggu lagi.
Dorrr..Pranggg..
Lina menembak kaca,membuat kaca tersebut pecah berserakan.Mereka hanya membekap mulut masing-masing berbeda dengan anggota LionKing yang tampak biasa saja.
Lina maju ke arah depan dan membanting papan tulis.
Gadis itu maju lagi mendekati meja guru,dan merusaknya dengan menendang dan membantingnya.
Dan terakhir gadis itu melenggang pergi namun sebelum pergi gadis itu membanting pintu kelas membuat pintu itu langsung rusak seketika.
Lina berjalan menuju halaman belakang dan memasuki ruangan yang tadi ia masuki namun berbeda arah Jika tadi ia kanan maka sekarang ia kekiri.
Ruangan tersebut mengunakan kata sandi yang Lina buat sendiri bahkan deka pun tidak mengetahuinya.
Pintu tersebut terbuka menampilkan ruangan yang sangat indah seperti hotel bintang Lima.
Lina langsung merebahkan tubuhnya ke kasur yang sudah ia sediakan sendiri.Nyaman.Itu Yang Lina rasakan.
Jujur Ia merasakan lelah sekali semenjak menjadi mafia.Tugas dan misinya sungguh banyak sekali untuk menuntaskannya.
Bahkan hanya untuk tidur saja kadang ia susah karna memikirkan bagaimana misi selanjutnya.
Tapi ini sudah menjadi tanggung jawabnya.Ia juga sudah berjanji akan menjadi mafia yang sejati pada tahun ini.
Musuhnya pun bertambah berkali-kali Lipat semenjak menjadi mafia.Ingin menjatuhkannya,membunuhnya,menyingkirkannya dengan cara apapun,Namun secepatnya ia tangkis.
"Gue Mafia,Zeva mafia.Trus anak gue nanti jadi apa?"Gumam Lina
Goblok belom juga nikah udah mikir anak Gumamnya lagi dalam hati
Lina bergidik ngeri jika anaknya nanti mengikuti jejaknya.Itu tidak akan Lina biarkan.
Pengalaman ini biar Lina saja yang rasakan,anak-anaknya jangan.
"Udah ah ngehalu anak mulu,Bikin aja belom"Gumam Lina lalu mulai memejamkan matanya.
5 menit ia berusaha memejamkan matanya namun tak bisa untuk masuk ke alam mimpinya.
"ARGHH!"Kesal Lina membuka matanya lalu duduk.Lebih baik ia segera kembali ke markas.Mungkin disana ia akan tenang dan lega.
🥰🥰🥰🥰
KAMU SEDANG MEMBACA
ZEVLI (K&Q Of Mafia)
Ficção Adolescente- - - Lina seorang gadis yang sudah menjadi ketua mafia di umurnya yang muda.Keluarganya mengusirnya karna masa lalunya yang tidak sengaja membunuh nenenya dan menerimanya kembali karna ayahnya mengetahui indentitasnya yang sudah sukses. Hidupnya ya...
